Raisya Bawazier (*/Istimewa)
JAKARTA, LINTANGPOS.com — Rumah tangga aktris Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan memasuki babak baru.
Pernikahan yang baru berjalan sekitar delapan bulan kini berhadapan dengan perkara talak cerai di Pengadilan Agama Jakarta Pusat.
Muhammad Zidan telah mengajukan permohonan talak cerai terhadap Raisya Bawazier.
Perkara tersebut tercatat dengan nomor 1440/Pdt.G/2026/PA.JP dan didaftarkan pada 21 Agustus 2026.
Humas Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Ira Puspita Sari, membenarkan adanya perkara tersebut. Menurutnya, permohonan diajukan oleh Muhammad Zidan terhadap Raisya.
“Atas nama Muhammad Zidan bin Fahrudin mengajukan permohonan talak cerai terhadap Raisa binti Hamdan, sudah didaftarkan ke Pengadilan Agama Jakarta Pusat,” kata Ira di kantornya, Senin (31/8/2026).
Sidang perdana perkara tersebut dijadwalkan berlangsung Selasa (1/9/2026).
Pada persidangan awal, kedua pihak dijadwalkan hadir untuk menjalani proses mediasi.
BACA JUGA: Dewan Pers: Hormati Wartawan, Jaga Marwah Kebebasan Pers
Mediasi menjadi salah satu tahapan awal dalam perkara perceraian.
Dalam proses tersebut, para pihak diberi kesempatan untuk mengupayakan penyelesaian sebelum perkara berlanjut ke tahapan persidangan berikutnya.
Perkara perceraian ini menjadi sorotan karena usia pernikahan Raisya dan Zidan terbilang singkat.
Keduanya menikah pada 21 Desember 2025 di Hotel Fairmont Jakarta.
BACA JUGA: Donat Buah Cokelat Ini Bikin Penasaran, Ternyata Cara Buatnya Simpel!
Raisya Bawazier sendiri bukan nama baru di industri hiburan Tanah Air.
Aktris kelahiran Jakarta, 31 Oktober 2001, tersebut mulai aktif berkarier di dunia entertainment sejak 2018.
Ia mengawali kiprah akting melalui sinetron Drakula Cantik dan dipercaya memerankan karakter Clara.
Setelah debut tersebut, Raisya terus mendapat tawaran membintangi berbagai produksi televisi.
BACA JUGA: Pesan Gubernur: Nahdliyin Sumsel Jaga Kekompakan!
Namanya kemudian semakin dikenal melalui sejumlah sinetron dan serial, termasuk Princess Mermaid pada 2020.
Page: 1 2
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…
Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…
View Comments