Ia menilai aturan tersebut terlalu mengekang ruang gerak sopir dan berpotensi menghambat suplai barang esensial.
Di akhir aksi, seruan mereka terdengar lantang: pemerintah harus segera hadir.
Para sopir menegaskan bahwa perjuangan ini bukan semata soal kepentingan pribadi, melainkan menjaga keberlangsungan rantai logistik yang menopang denyut ekonomi Sumatera Selatan.
Dengan keringat yang menetes dan suara yang mengeras, mereka berharap pintu dialog terbuka dan solusi konkret segera lahir. (*/red)
Page: 1 2
Polres Empat Lawang mengungkap kasus curanmor di Pendopo. Dua terduga pelaku diamankan setelah motor korban…
Kecelakaan di Talang Banyu Empat Lawang melibatkan Vario, Suzuki Carry dan Supra Fit. Satu pengendara…
Polres Empat Lawang mengamankan LA dan 21 klip diduga sabu seberat 5,55 gram di Kota…
Pemkab Empat Lawang menggelar Rakoret seluruh OPD membahas Manajemen Talenta, persiapan Mal Pelayanan Publik, MoU…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menegaskan nilai Pancasila harus dibumikan dalam birokrasi dan kehidupan…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus curas di Tanjung Beringin. Tiga anak berusia 16 tahun diamankan…