Ratusan Warga Geruduk Dua Kantor Pemerintah! Tuntut Izin Perkebunan PT ELAP Dicabut

oleh -189 Dilihat
oleh
Puluhan massa di Empat Lawang menuntut pencabutan izin PT ELAP. Aksi berlangsung di DPRD dan Kantor Bupati, diakhiri dialog bersama perwakilan pemerintah, Kamis (4/12/2025). Foto: */Lintang Pos

Ringkasan Berita:

° Puluhan massa Koalisi Rakyat Empat Lawang untuk Reformasi Agraria menggelar aksi ke DPRD dan Kantor Bupati Empat Lawang.

° Mereka menuntut pencabutan izin perkebunan PT ELAP/KKST. Massa diterima pejabat terkait dan lima perwakilan akhirnya diajak berdialog.


EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com — Puluhan massa yang menamakan diri Koalisi Rakyat Empat Lawang untuk Reformasi Agraria menggeruduk Kantor DPRD serta Kantor Bupati Empat Lawang pada Kamis (4/12/2025).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes dan desakan agar pemerintah mencabut izin perkebunan PT ELAP/KKST yang beroperasi di wilayah tersebut.

Aksi dimulai di depan Kantor DPRD Empat Lawang. Massa yang membawa sejumlah poster tuntutan langsung disambut Ketua DPRD Empat Lawang, Darli SH.

Di hadapan pimpinan dewan, perwakilan massa menyampaikan keluhan terkait keberadaan perusahaan yang dinilai merugikan masyarakat serta dianggap tidak sesuai dengan prinsip-prinsip reformasi agraria.

Setelah berdialog singkat dengan Ketua DPRD, massa kemudian melanjutkan aksi menuju Kantor Bupati Empat Lawang.

Di lokasi kedua, demonstran diterima oleh Asisten III Setda Empat Lawang, Suharlan.

BACA JUGA: Herman Deru Gembleng 100 Pemuda, Siapkan ‘Pasukan Tangguh’ Sambut Bonus Demografi 2045!

Di depan kantor bupati, massa kembali berorasi menyuarakan tuntutan mereka. Beberapa perwakilan aksi menyebut bahwa keberadaan PT ELAP/KKST perlu dikaji ulang bahkan dicabut karena dianggap tidak memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Usai penyampaian orasi, lima perwakilan massa dipersilakan masuk untuk melakukan dialog langsung dengan pihak pemerintah daerah.

Pertemuan berlangsung di ruang Asisten III dan difokuskan pada penyampaian tuntutan serta rencana tindak lanjut dari pemerintah.

Hingga aksi berakhir, massa menyatakan akan terus mengawal proses ini agar tuntutan mereka benar-benar ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.