Remaja 15 Tahun Tewas dalam Tabrakan Maut di Ogan Ilir

oleh -153 Dilihat
oleh
Tragedi awal 2026 di Jalintim Ogan Ilir. Remaja 15 tahun tewas dalam kecelakaan beruntun melibatkan dua motor dan truk yang kabur dari lokasi. Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Kecelakaan lalu lintas pertama yang menelan korban jiwa di 2026 terjadi di Jalintim KM 32 Ogan Ilir.

° Seorang remaja 15 tahun tewas setelah motor yang ditumpanginya bertabrakan dengan motor lain dan sebuah truk misterius yang kabur dari lokasi kejadian.


OGAN ILIR, LINTANGPOS.com — Awal tahun 2026 langsung diwarnai tragedi memilukan. Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) pertama yang menelan korban jiwa terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) KM 32, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Jumat malam, 2 Januari 2026.

Seorang remaja bernama Adi Saputra (15), warga Kelurahan Air Baru, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, meninggal dunia setelah mengalami luka berat dalam kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan sebuah mobil truk yang hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.

Kasat Lantas Polres Ogan Ilir AKP Fausiah Tamal melalui Kanit Gakkum IPDA Gandhi Prianata menjelaskan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 19.45 WIB.

“Lakalantas tersebut melibatkan dua sepeda motor dan satu unit mobil truk yang melarikan diri setelah kejadian,” ujar IPDA Gandhi, Sabtu, 3 Januari 2025.

Peristiwa bermula saat sepeda motor Honda Beat BG 6972 JBL yang dikendarai Ridho Agustino Ramadhan, dengan penumpang Adi Saputra, melaju dari arah Pasar Indralaya menuju Timbangan KM 32 dengan kondisi melawan arus.

Setibanya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan melintas sebuah truk yang belum diketahui identitasnya. Tabrakan pun tak terhindarkan. Honda Beat terpental ke sisi kanan jalan.

BACA JUGA: Pria 34 Tahun Diserang dari Belakang, Diduga Karena Dendam Lama

Nahas, dari arah Timbangan kemudian datang sepeda motor Honda Revo tanpa nomor polisi yang dikendarai Jailani, membonceng Dika Wahyu Utama. Karena jarak yang terlalu dekat, pengendara Revo tidak sempat menghindar dan menabrak Honda Beat yang sudah tergeletak di jalan.

Akibat kecelakaan beruntun itu, seluruh pengendara dan penumpang mengalami luka-luka. Adi Saputra sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

“Korban penumpang Honda Beat meninggal dunia di rumah sakit. Total kerugian material ditaksir mencapai Rp 5 juta,” tutup IPDA Gandhi.

Hingga kini, polisi masih memburu pengemudi truk yang kabur dari lokasi kejadian. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search