Proses pencarian seorang remaja bernama M Azi Sahir (16) yang tenggelam di Sungai Curug Besemah, Pagar Alam, saat mandi bersama teman-temannya pada Sabtu siang (1/11/2025). Foto: Istimewa
Ringkasan Berita:
° Seorang remaja bernama M Azi Sahir (16) tenggelam di Sungai Curug Besemah, Pagar Alam, saat mandi bersama teman-temannya pada Sabtu siang (1/11/2025).° Korban terseret arus deras dan belum ditemukan.
° Tim SAR Palembang bersama unsur gabungan TNI/Polri, BPBD, dan masyarakat masih melakukan pencarian dengan metode penyelaman hingga kedalaman 20 meter.
Pagar Alam, LintangPos.com – Seorang remaja laki-laki bernama M Azi Sahir (16) dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Curug Besemah, Desa Mungkin, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, pada Sabtu (1/11/2025) siang.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, membenarkan adanya laporan tersebut.
Menurutnya, informasi awal diterima pihaknya sekitar pukul 15.00 WIB, mengenai seorang remaja yang terseret arus deras sungai saat sedang mandi bersama teman-temannya.
“Kami mendapat informasi bahwa sekitar pukul 15.00 WIB seorang remaja laki-laki dikabarkan tenggelam di aliran Sungai Curug Besemah,” ujar Raymond, Sabtu (1/11/2025).
Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama delapan orang temannya sekitar pukul 12.50 WIB pergi ke Curug Besemah untuk nangkrong dan mandi di lokasi wisata alam tersebut.
Namun saat sedang asyik bermain air, tiba-tiba korban terseret arus sungai yang deras.
BACA JUGA: Jalan Pagaralam–Kepahiang Putus Total Akibat Ambles, Bupati Empat Lawang Turun Langsung ke Lokasi
Upaya pertolongan dari teman-temannya gagal karena arus terlalu kuat, hingga akhirnya korban tenggelam dan tak terlihat lagi.
“Teman korban sempat mencoba menolong, tapi arus sangat deras sehingga tubuh korban langsung tenggelam,” jelas Raymond.
Dalam proses pencarian, Basarnas Kantor SAR Palembang mengkoordinasikan unsur SAR gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Damkar, BPBD, dan masyarakat setempat.
Pencarian dilakukan dengan metode penyelaman hingga kedalaman sekitar 20 meter di lokasi kejadian.
“Hingga saat ini korban belum ditemukan. Karena kondisi sudah gelap, pencarian akan kami lanjutkan besok pagi. Kami berharap korban segera ditemukan,” pungkas Raymond.
Page: 1 2
Penyelesaian dokumen tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat…
Bupati Empat Lawang mengingatkan warga menghentikan pembakaran lahan dan mendorong pembukaan lahan tanpa bakar untuk…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad menghadiri sosialisasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…