Ringkasan Berita:
° Mantan pelatih Manchester United, Benni McCarthy, menilai Cristiano Ronaldo pantas mendapatkan perpisahan yang layak dari klub lamanya setelah hengkang secara kontroversial pada 2022.
° McCarthy menyebut laga persahabatan antara Manchester United dan Al-Nassr bisa menjadi momen ideal untuk reuni sang megabintang dengan para penggemar dan mantan rekan setimnya di Old Trafford.
Inggris, LintangPos.com – Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan publik setelah mantan pelatih Manchester United, Benni McCarthy, menyuarakan pendapat bahwa sang bintang asal Portugal layak mendapatkan “perpisahan yang sesungguhnya” dari klub lamanya.
Ronaldo meninggalkan Manchester United pada akhir 2022 dengan cara yang tak mengenakkan, setelah memberikan wawancara eksplosif kepada Piers Morgan.
Dalam wawancara itu, Ronaldo mengkritik manajemen klub dan menyebut dirinya tidak menghormati pelatih saat itu, Erik ten Hag.
Tak lama kemudian, kontraknya diputus secara sepihak, dan ia memilih bergabung dengan klub Arab Saudi, Al-Nassr.
McCarthy, yang merupakan bagian dari staf kepelatihan Ten Hag pada masa tersebut, mengaku merasa cara Ronaldo pergi tidak mencerminkan jasa besar yang pernah diberikannya untuk klub.
“Saya rasa cara dia meninggalkan klub tidak pantas untuk pemain kelas dunia seperti Ronaldo,” ujar McCarthy dilansir dari BestBettingSites.co.uk.
BACA JUGA: Dari Latihan Bareng Ronaldo hingga Kerja Bangunan, Kisah Pilu Cendrim Kameraj
“Dia membawa begitu banyak kenangan indah ke Manchester United, dan seharusnya diberi kesempatan untuk berpamitan dengan cara yang lebih baik.”
Ronaldo menjalani masa keduanya di Old Trafford mulai 2021 dengan penuh harapan.
Ia tampil gemilang di awal musim dengan mencetak dua gol dalam laga debutnya melawan Newcastle United dan menutup musim dengan 18 gol di Premier League.
Namun, kedatangannya Erik ten Hag pada musim berikutnya membuat posisinya di tim utama mulai tergeser.
Situasi memuncak ketika Ronaldo menolak menjadi pemain pengganti dan meninggalkan lapangan sebelum pertandingan melawan Tottenham berakhir.





