RSUD Empat Lawang dan Warga Saling Klarifikasi, Dugaan Ketidakadilan Pelayanan Ternyata Hanya Miskomunikasi

oleh -186 Dilihat
RSUD Empat Lawang dan warga Afri sepakat bahwa dugaan ketidakadilan pelayanan hanyalah miskomunikasi. Pertemuan berlangsung terbuka dan kekeluargaan, Selasa (4/11/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° RSUD Empat Lawang bertemu Afri, warga yang sempat mengeluh soal pelayanan USG.

° Setelah klarifikasi, keduanya sepakat bahwa insiden itu hanyalah miskomunikasi.

° RSUD berkomitmen meningkatkan transparansi dan komunikasi agar pelayanan publik makin baik.


Empat Lawang, LintangPos.com – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Empat Lawang akhirnya bertemu langsung dengan Afri, warga yang sebelumnya menyampaikan keluhan terkait dugaan ketidakadilan pelayanan di ruang USG.

Pertemuan yang berlangsung secara terbuka dan kekeluargaan di RSUD Empat Lawang pada Selasa (4/11/2025) itu membahas sistem pelayanan dan mekanisme antrean yang berlaku di rumah sakit, termasuk prioritas tindakan medis bagi pasien rawat inap.

Direktur RSUD Empat Lawang, dr. Devy Andryanti, menjelaskan bahwa semua pelayanan dilakukan berdasarkan sistem dan aturan yang berlaku tanpa ada pembedaan.

Ia menegaskan, pihak rumah sakit menghargai setiap masukan masyarakat dan menjadikannya bahan evaluasi untuk peningkatan mutu layanan.

“Kami sudah menjelaskan langsung kepada yang bersangkutan. Semua pelayanan di RSUD dilakukan berdasarkan sistem dan aturan yang berlaku, tidak ada pembedaan. Kami juga terus berupaya memperbaiki komunikasi agar tidak terjadi miskomunikasi seperti kemarin,” kata dr. Devy.

Sementara itu, Afri, warga yang sempat menyampaikan keluhan tersebut, menyatakan telah menerima penjelasan dari pihak RSUD.

BACA JUGA: Warga Keluhkan Dugaan Ketidakadilan Pelayanan di RSUD Empat Lawang

Ia menilai pertemuan itu berjalan dengan baik dan telah memperjelas hal-hal yang sebelumnya belum dipahami.

“Saya sudah bertemu dengan pihak RSUD dan menerima penjelasan mereka. Ternyata memang ada miskomunikasi saja. Sekarang sudah clear, saya juga apresiasi karena pihak RSUD terbuka dan mau menjelaskan langsung,” ungkap Afri.

Kedua pihak sepakat menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran bersama, terutama dalam hal komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman serupa di kemudian hari.

dr. Devy menambahkan, RSUD Empat Lawang berkomitmen meningkatkan transparansi pelayanan serta membuka ruang komunikasi yang lebih baik bagi masyarakat.

“Kami terbuka untuk setiap saran dan kritik yang membangun. Intinya, pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan,” pungkasnya. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.