RUPM 2026–2046 Jadi Kompas Investasi Empat Lawang

oleh -211 Dilihat
Sekretaris Daerah Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin saat membuka paparan akhir RUPM Kabupaten Empat Lawang 2026–2046, Rabu (16/9/2026). Foto: doc. LINTANGPOS.com

“Kalau tidak segera dirubah kebijakan arah ke depan ini, tidak segera diperbaiki fondasi dan kekuatan bahtera, maka tinggal menunggu waktu untuk tenggelam,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Fauzan sebagai gambaran mengenai pentingnya penguatan kemampuan fiskal daerah, bukan sebagai kesimpulan mengenai kondisi keuangan Empat Lawang secara keseluruhan.

Fauzan mengatakan pemerintah daerah bersama Bappeda telah memikirkan berbagai sektor yang berpotensi dikembangkan untuk meningkatkan PAD.

BACA JUGA: Bupati Empat Lawang Dorong Ekonomi Desa Lewat Koperasi Merah Putih

Menurut dia, pilihan tersebut tidak mudah karena karakteristik ekonomi Empat Lawang memiliki keterbatasan pada sejumlah sektor.

Ia menyinggung sektor perkebunan yang tidak sepenuhnya berada dalam pengelolaan pemerintah daerah, sementara sektor restoran, perhotelan dan akomodasi juga dinilai belum memiliki basis yang besar.

Sektor pariwisata juga disebut masih membutuhkan pengembangan agar mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi dan sumber pendapatan daerah.

Karena itu, investasi menjadi salah satu strategi yang dinilai penting untuk membuka sumber pertumbuhan baru.

BACA JUGA: PORNAS KORPRI 2025 Bikin Ekonomi Palembang Meledak, Pempek Ludes 24 Ton!

Salah satu perkembangan investasi yang disampaikan Fauzan adalah aktivitas pemetaan oleh pihak Medco terkait potensi minyak dan gas di wilayah Empat Lawang.

Ia mengatakan pihak Medco telah melaporkan kegiatan pemetaan tersebut kepada pemerintah daerah.

Menurut Fauzan, kegiatan itu telah dimulai sekitar awal September 2026.

“Di akhir September sudah mulai eksplorasi untuk penelitian lebih lanjut,” ujarnya.

BACA JUGA: Data Penduduk Empat Lawang Beda Jauh, Pemkab Minta Sinkronisasi

Fauzan menyebut potensi cadangan komersial masih dalam tahap kajian dan pihak perusahaan belum menyampaikan angka nilai cadangan kepada pemerintah daerah.

Jika hasil kajian menunjukkan potensi yang dapat dikembangkan secara komersial, menurut Fauzan, langkah lanjutan diproyeksikan berlangsung pada pertengahan 2027.

No More Posts Available.

No more pages to load.