Mendapat laporan, Unit Reskrim, Piket Fungsi, Polsek IT I, serta Tim Inafis segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan mengevakuasi kedua korban.
Jenazah Darma dibawa ke RS Bhayangkara M Hasan Palembang untuk proses visum.
Ketua RT 29, Dedi, membenarkan adanya dua korban dalam insiden tersebut.
“Informasinya suaminya meninggal dan istrinya kritis karena digorok,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Jatanras Polda Sumsel bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan bantuan anjing pelacak K9 guna menelusuri jejak pelaku yang diduga kabur usai melakukan aksi brutalnya.
BACA JUGA: Ibu Bayi 2 Bulan Nekat Rampok Rp73,5 Juta! Aksinya Bareng Pria 65 Tahun Bikin Polisi Geleng-Geleng
Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi identitas satu terduga pelaku.
“Terduga pelaku sementara satu orang dan masih kita kejar. Kami juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi,” tegasnya.
Andrie menyebut peristiwa ini diduga kuat merupakan tindak pidana pencurian disertai kekerasan, namun motif pasti masih didalami lebih lanjut.
“Modusnya bisa terkait pencurian, tapi semua harus dibuktikan dari hasil penyelidikan,” ujarnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti tambahan dan menggencarkan pengejaran untuk mengungkap pelaku serta motif utama di balik aksi keji yang menewaskan satu orang dan membuat satu lainnya kritis tersebut. (*/red)






