“Saya lebih suka ponsel sedikit lebih tebal dengan daya tahan baterai lebih lama, dibandingkan model super tipis yang cepat habis,” tulis Craig, jurnalis teknologi asal Toronto dari Pocket-lint yang juga pengguna Galaxy S25+.
Dari sisi spesifikasi, seri S26 disebut masih akan mempertahankan layar QHD+ Dynamic AMOLED2X 6,7 inci dan ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite (3nm), dengan RAM hingga 12GB untuk varian atasnya.
Namun, detail desain akhir dan fitur kamera masih dirahasiakan Samsung hingga menjelang acara Unpacked mendatang.
Dengan jadwal yang mundur, publik kini menanti apakah Samsung mampu menghadirkan inovasi yang cukup kuat untuk menyaingi Xiaomi dan OnePlus, atau justru kehilangan momentum di awal 2026. (*/red)





