Samsung Siapkan Wide Fold Penantang iPhone Lipat, Desain Lebar Pendek Siap Ubah Arah Pasar Foldable?

oleh -418 Dilihat
oleh
Samsung disebut tengah menyiapkan ponsel lipat “Wide Fold” berlayar lebar untuk menantang iPhone Fold, dengan pengalaman mirip tablet dan desain baru. (*/IST)

Rasio ini selama ini identik dengan tablet ringkas, termasuk iPad, dan dinilai lebih nyaman untuk multitasking, membaca dokumen, hingga menikmati konten video.

Inilah titik lemah ponsel lipat generasi sekarang yang ingin diperbaiki: terlalu tinggi, namun kurang optimal untuk produktivitas.

Pendekatan “lebih lebar daripada tinggi” ini diyakini menjadi upaya Samsung dan Apple menghadirkan pengalaman lipat yang terasa matang, bukan sekadar ponsel besar yang bisa ditekuk.

BACA JUGA: Bocoran Samsung Galaxy S26 Ultra, Chip 2nm Pertama di Dunia, Cas 60W dan Desain Ultra yang Akhirnya Jinak

Saat dibuka penuh, perangkat diharapkan terasa seperti tablet mini, bukan smartphone yang dipanjangkan paksa.

Tak hanya soal desain, Wide Fold juga disebut akan membawa dukungan pengisian daya nirkabel 25W, fitur yang kabarnya baru akan diperkenalkan Samsung lewat seri Galaxy S26.

Jika bocoran ini akurat, Wide Fold berpotensi menjadi etalase teknologi baru Samsung.

Menariknya lagi, perangkat ini tidak akan menggantikan Galaxy Z Fold sepenuhnya.

Wide Fold disebut akan meluncur berdampingan dengan Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8 pada musim gugur tahun depan.

Artinya, Samsung tampaknya ingin memberi alternatif, bukan revolusi total.

BACA JUGA: Bocoran Samsung Galaxy S26 Ultra, Chip 2nm Pertama di Dunia, Cas 60W dan Desain Ultra yang Akhirnya Jinak

Soal ketersediaan, Samsung disebut masih berhitung.

Seperti strategi pada Galaxy Z TriFold, Wide Fold kemungkinan hanya dirilis terbatas di pasar tertentu untuk mengukur respons konsumen.

Jika benar terwujud, Wide Fold bukan sekadar jawaban atas iPhone Fold, melainkan sinyal bahwa desain ponsel lipat masih jauh dari kata final.

Dan kali ini, Samsung tampaknya siap bermain di wilayah desain yang lebih berani—bahkan jika itu berarti mengikuti jejak Apple. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search