“Anggota PSHT harus saling menghormati, menjaga komunikasi, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar. Selalu cek fakta sebelum menyebarkan berita, dan segera laporkan ke kepolisian jika menemukan isu yang mengganggu kamtibmas,” tegasnya.
BACA JUGA: 180 Personel Dikerahkan! Apel Operasi Zebra Musi 2025 di Empat Lawang Ungkap Kesiapan Besar Polisi
Suasana kemudian berlanjut dengan materi anti-bullying dari Aipda Seven Mei. Ia memaparkan bahwa bullying, baik fisik, verbal, maupun melalui media sosial, bisa memberi dampak psikologis serius bagi korban.
Karena itu, ia mengajak para peserta untuk berani melapor jika melihat atau mengalami tindakan perundungan.
“Sekolah harus menjadi ruang aman untuk pelajar. Jangan ragu bicara pada guru, orang tua, atau pihak berwenang,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, Aipda Nur Hidayat turut memberikan pembinaan mengenai peran Satuan Keamanan Lingkungan (Sat Kamling).
Ia menekankan bahwa keberadaan Sat Kamling adalah wujud partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
“Pengawasan lingkungan, pencegahan kriminalitas, hingga bantuan saat keadaan darurat adalah inti peran Sat Kamling,” jelasnya.
Ketua Cabang PSHT Musi Rawas, Sunarno, menyampaikan rasa terima kasihnya.
Menurutnya, materi yang diberikan sangat relevan bagi para atlet, terutama pelajar, agar terhindar dari perilaku negatif.
“Kami berharap pembinaan ini menjadi motivasi, terutama bagi atlet yang bercita-cita menjadi anggota Polri,” ujarnya. (*/red)






