Satbinmas Polres Musi Rawas memberikan penyuluhan kamtibmas, anti-bullying, dan Sat Kamling di Pedepokan PSHT Megang Sakti untuk wujudkan lingkungan aman, Selasa (18/11/2025). Foto: Istimewa
° Satbinmas Polres Musi Rawas mengunjungi Pedepokan PSHT Megang Sakti untuk memberikan penyuluhan kamtibmas, anti-bullying, dan pemberdayaan Sat Kamling.
° Kegiatan diikuti pengurus PSHT, para atlet, dan bertujuan mempererat silaturahim serta mendorong terciptanya lingkungan aman dan harmonis.
MUSI RAWAS, LINTANGPOS.com – Pedepokan Pencak Silat PSHT Cabang Musi Rawas di Kecamatan Megang Sakti tampak lebih ramai dari biasanya pada Senin (17/11/2025).
Pagi itu, para pendekar muda tak hanya berlatih jurus—mereka juga menerima tamu penting dari Satuan Bimbingan Masyarakat Polres Musi Rawas (Satbinmas Polres Mura) yang datang membawa misi silaturahim dan penyuluhan.
Rombongan dipimpin Kasat Binmas, AKP Amirudin Iskandar, yang diwakili KBO Binmas Ipda Usman Gumanti, S.H. Turut mendampingi jajaran Binmas lainnya: Aipda Alex Astra, Aipda Seven Mei, S.H., Aipda Nur Hidayat, hingga Bripda Bintang Ramadhani. Kehadiran para pengurus PSHT dari 14 kecamatan serta lebih dari 10 atlet membuat suasana semakin hangat.
Dalam arahannya, Ipda Usman Gumanti menyampaikan pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ia menekankan perlunya hubungan harmonis antarorganisasi kemasyarakatan, termasuk di lingkungan seni bela diri.
“Anggota PSHT harus saling menghormati, menjaga komunikasi, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar. Selalu cek fakta sebelum menyebarkan berita, dan segera laporkan ke kepolisian jika menemukan isu yang mengganggu kamtibmas,” tegasnya.
BACA JUGA: 180 Personel Dikerahkan! Apel Operasi Zebra Musi 2025 di Empat Lawang Ungkap Kesiapan Besar Polisi
Suasana kemudian berlanjut dengan materi anti-bullying dari Aipda Seven Mei. Ia memaparkan bahwa bullying, baik fisik, verbal, maupun melalui media sosial, bisa memberi dampak psikologis serius bagi korban.
Karena itu, ia mengajak para peserta untuk berani melapor jika melihat atau mengalami tindakan perundungan.
“Sekolah harus menjadi ruang aman untuk pelajar. Jangan ragu bicara pada guru, orang tua, atau pihak berwenang,” ujarnya.
Page: 1 2
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…
Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…