Satu Bank Sampah Bertahan, Lintang Rebut Beres Award 2025

oleh -375 Dilihat
oleh
Bank Sampah Lintang Empat Lawang sukses meraih Beres Award 2025 tingkat Sumsel berkat kolaborasi lintas sektor dan kesadaran lingkungan masyarakat. (*/dok/IST)

Ringkasan Berita:

° Bank Sampah Lintang di Kecamatan Pendopo Barat, Empat Lawang, meraih Beres Award 2025 kategori Profil dan Kinerja Terbaik tingkat Sumsel.

° Keberhasilan ini lahir dari kolaborasi dengan DLH dan Pondok Pesantren Barakatul Qur’an serta peran aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.


EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com Di tengah lesunya aktivitas pengelolaan sampah di sejumlah wilayah Kabupaten Empat Lawang, sebuah kabar membanggakan datang dari Kecamatan Pendopo Barat.

Bank Sampah Lintang sukses menorehkan prestasi dengan meraih Beres Award 2025 kategori Profil dan Kinerja Terbaik tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

Penghargaan prestisius tersebut diberikan atas keberhasilan Bank Sampah Lintang dalam mengelola sampah secara berkelanjutan sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Capaian ini terasa istimewa karena di Kabupaten Empat Lawang saat ini terdapat enam bank sampah, namun hanya Bank Sampah Lintang yang masih aktif beroperasi.

Bank Sampah Lintang merupakan bank sampah binaan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Empat Lawang yang berkolaborasi erat dengan Pondok Pesantren Barakatul Qur’an.

Sinergi ini terbukti mampu menciptakan dampak ganda, tidak hanya dalam pengelolaan lingkungan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat serta edukasi lingkungan sejak usia dini.

BACA JUGA: PGN Ubah Limbah Sawit Jadi Gas Ramah Lingkungan! Proyek Biomethane di Sumsel Siap Dukung Energi Bersih Nasional

Kepala DLH Empat Lawang, Muhibudin melalui Kepala Bidang Kebersihan dan Limbah B3, Nirwanto, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah yang dijalankan secara konsisten dan melibatkan banyak pihak mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Di Kabupaten Empat Lawang ada enam bank sampah, namun yang masih aktif hanya Bank Sampah Lintang. Lima lainnya saat ini dalam kondisi mati suri,” ujar Nirwanto, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan, tidak aktifnya sejumlah bank sampah disebabkan oleh rendahnya kesadaran masyarakat, lemahnya manajemen pengelolaan, serta minimnya dukungan lingkungan sekitar.

Karena itu, penghargaan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bank-bank sampah lain di wilayah tersebut.

Nirwanto juga mengajak masyarakat agar mulai memilah sampah dari rumah serta memandang sampah sebagai peluang ekonomi.

BACA JUGA: 300 Pohon Tabebuya Ditanam, Wujud Cinta Lingkungan dan Kolaborasi Bersama

“Jangan anggap sampah hanya sebagai masalah. Jika dikelola dengan baik, sampah dapat bernilai ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan,” tegasnya.

Ke depan, DLH Empat Lawang berkomitmen memberikan pembinaan dan pendampingan agar bank-bank sampah yang saat ini tidak aktif dapat kembali beroperasi, bahkan memunculkan bank sampah baru yang berkelanjutan.

Prestasi Bank Sampah Lintang pun diharapkan menjadi inspirasi bagi desa dan kecamatan lain untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik demi lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search