Sekda Fauzan Tekankan Loyalitas ASN dan Sinergi Bangun Empat Lawang

oleh -169 Dilihat
oleh
Rapat Koordinasi dan Evaluasi Bulan November Pemerintah Kabupaten Empat Lawang di Ruang Rapat Madani, Rabu (4/11/2026). Foto: LINTANGPOS.com

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar memahami tugas, menjaga loyalitas, serta memperkuat sinergi dalam menjalankan roda pemerintahan.

Pesan tersebut disampaikan Fauzan saat memberikan arahan kepada jajaran pejabat dan aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, saat Rapat Koordinasi dan Evaluasi Bulan November Pemerintah Kabupaten Empat Lawang di Ruang Rapat Madani, Rabu (4/11/2026).

Menurutnya, setiap pegawai memiliki tanggung jawab untuk menjalankan kebijakan dan tugas yang telah ditetapkan pimpinan.

Ia mengibaratkan pemerintahan seperti sebuah perusahaan, dengan kepala daerah sebagai CEO dan jajaran aparatur sebagai pekerja yang menjalankan organisasi.

BACA JUGA: Informasi Penerimaan CPNS 2026 Empat Lawang, Berikut Penjelasan Sekda!

“Kalau dalam perusahaan, status kita ini karyawan. Kalau dalam pasukan, status kita ini para prajurit. Prajurit menjalankan apa yang menjadi perintah dan kebijakan pimpinan,” ujarnya.

Fauzan juga mengingatkan bahwa ASN telah mengucapkan sumpah untuk bersedia ditempatkan di mana pun.

Karena itu, loyalitas kepada bangsa dan negara harus menjadi landasan dalam melaksanakan tugas, termasuk ketika pimpinan daerah sedang menjalankan agenda kedinasan di luar daerah.

Ia menyebutkan, jumlah ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Empat Lawang hampir mencapai 5.000 orang. Jika ditambah tenaga lainnya, jumlahnya diperkirakan mendekati 7.500 orang.

BACA JUGA: Sekda Empat Lawang Lantik 27 Pejabat, ASN Diminta Siap Hadapi Persaingan Terbuka

Namun, menurut Fauzan, hanya sebagian kecil aparatur yang memiliki tanggung jawab langsung dalam lingkup koordinasi pimpinan dan pengambilan kebijakan organisasi.

Ia turut menyinggung adanya sejumlah jabatan eselon II yang kosong dan akan diisi sesuai kebutuhan serta mekanisme yang berlaku. Perubahan pada jenjang jabatan tersebut juga berpotensi diikuti pergeseran posisi pada tingkat di bawahnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.