Sekda Rejang Lebong Sampaikan Tiga Pesan Idul Adha

oleh -224 Dilihat
oleh
Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Iwan Sumantri, SE, MM bersama istri menunaikan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Agung Baitul Makmur Curup, Rabu (27/5/2026) pukul 07.15 WIB. Foto: dok/Pemkab Rejang Lebong

CURUP, LINTANGPOS.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Iwan Sumantri, SE, MM bersama istri menunaikan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Agung Baitul Makmur Curup, Rabu (27/5/2026) pukul 07.15 WIB.

Salat Id berlangsung khidmat dipimpin Imam Hernedi Ma’ruf, SQ, S.Ag, MPd.I dan diikuti Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan beserta istri, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, tokoh masyarakat, serta ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kota Curup.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Rahman Umar, S.Ag, MPd.I bertindak sebagai khatib.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Iwan Sumantri membacakan sambutan tertulis Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP, M.Si.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa Hari Raya Idul Adha bukan sekadar ritual penyembelihan hewan kurban, melainkan momentum memperkuat keimanan dan meneladani ketaatan Nabi Ibrahim AS serta keikhlasan Nabi Ismail AS.

“Idul Adha bukan sekadar ritual menyembelih hewan kurban, melainkan momentum untuk mencerminkan kembali ketaatan Nabi Ibrahim AS dan keikhlasan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah,” kata Sekda.

BACA JUGA: Bulog Rejang Lebong Optimistis Serap Gabah Petani Lebong

Di hadapan jamaah, Sekda juga menyampaikan tiga pesan penting dalam memaknai Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Pesan pertama berkaitan dengan semangat berkurban. Masyarakat diajak menjadikan Idul Adha sebagai momentum membuang sifat egois dan kikir.

Menurutnya, hewan kurban yang disembelih merupakan simbol mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan bantuan.

Pesan kedua yakni pentingnya memperkuat kepedulian sosial melalui pembagian daging kurban kepada masyarakat.

Momentum Idul Adha diharapkan mampu mempererat silaturahmi dan meningkatkan rasa kepedulian terhadap tetangga maupun saudara yang membutuhkan.

“Melalui momen Idul Adha ini, seluruh elemen masyarakat Rejang Lebong harus terus memupuk kepedulian terhadap sesama dan memperkuat kebersamaan,” ujar Sekda.

BACA JUGA: Rp1 Miliar Disiapkan, Anak Pintar di Rejang Lebong Bisa Sekolah Gratis

Pesan ketiga, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mengajak masyarakat menjaga persatuan demi mendukung pembangunan daerah.

Di tahun 2026 ini, Pemkab Rejang Lebong terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui semangat gotong royong dan keikhlasan berkorban untuk kepentingan umum.

“Dengan semangat gotong royong dan keikhlasan berkorban untuk kepentingan bersama, kita optimistis mampu mewujudkan Rejang Lebong yang lebih mandiri dan sejahtera,” tambahnya.

Sementara itu, dalam khutbahnya Kepala Kemenag Rejang Lebong, Dr. H. Rahman Umar, S.Ag, MPd.I mengajak seluruh umat Islam meningkatkan nilai keimanan, ketakwaan, dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah SWT.

“Campakkan jauh-jauh sifat angkuh dan sombong yang dapat menjauhkan kita dari rahmat Allah. Apapun kebesaran yang kita sandang, kita kecil di hadapan Allah. Betapapun perkasa kita lemah di hadapan Allah,” tutur Rahman.

Ia menjelaskan Hari Raya Idul Adha yang diperingati setiap 10 Dzulhijjah juga dikenal sebagai Hari Raya Haji, yakni momentum umat Islam melaksanakan wukuf di Arafah sebagai puncak ibadah haji.

BACA JUGA: Daftar Nama 14 Pejabat Bengkulu yang Dilantik Wagub, Langsung Diminta Tancap Gas!

Menurutnya, pakaian ihram berwarna putih yang dikenakan jamaah haji menjadi simbol persamaan derajat seluruh umat manusia di hadapan Allah SWT.

Rahman Umar juga menjelaskan bahwa Idul Adha dikenal sebagai Idul Kurban yang merujuk pada kisah Nabi Ibrahim AS saat diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS.

Dalam ketaatan dan keikhlasan luar biasa, Nabi Ibrahim bersedia menjalankan perintah tersebut hingga akhirnya Allah SWT mengganti Nabi Ismail dengan seekor domba sebagai bentuk penghargaan atas keimanan dan kepatuhan beliau.

Dalam perayaan Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini, tercatat sebanyak 1.210 hewan kurban disembelih di 15 kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong.

Hal tersebut menunjukkan kuatnya spirit ibadah dan kepedulian sosial masyarakat Rejang Lebong.

“Hari Raya Idul Adha tahun ini juga bertepatan dengan HUT Kota Curup ke-146. Semoga nuansa religius ini menjadikan Kota Curup selalu bersinar, aman, sentosa, baldatun thayyibatun warabbun ghafur yang dilandasi keimanan dan ketakwaan seluruh masyarakatnya,” demikian Rahman Umar.

BACA JUGA: Ditemukan Lemas, Pelajar Hilang di Gunung Kaba Selamat

Usai Salat Id, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan 11 ekor sapi dan 2 ekor kambing kurban di halaman belakang Masjid Agung Baitul Makmur Curup.

Ketua BKM Masjid Agung Baitul Makmur Curup, Drs. Muradi mengatakan, daging kurban tersebut dibagikan kepada 590 masyarakat penerima manfaat.

“Daging kurban ini kita bagikan kepada 590 masyarakat,” ujar Muradi. (*/red/rls)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search