Hal ini menambah tantangan besar dalam proses perizinan dan implementasi.
Pengelolaan yang buruk berpotensi merusak ekosistem.
Namun Bupati Teddy memastikan bahwa aspek lingkungan tidak akan dikompromikan.
“Investasi ini harus berjalan seiring dengan kelestarian hutan. Jangan sampai masyarakat kehilangan sumber daya alam yang lebih penting,” tegasnya.
Harapan Masyarakat: Lapangan Kerja Baru
BACA JUGA: Polisi Sita 1,7 Kg Emas Ilegal di Jambi, Tiga Pengepul Jadi Tersangka
Selain potensi emas yang menjanjikan, harapan terbesar masyarakat Seluma adalah hadirnya lapangan pekerjaan baru.
Kehadiran PT ESM diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal secara signifikan, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekitar.
“Jika dikelola dengan benar, tambang emas ini bisa jadi motor penggerak ekonomi Seluma. Bukan hanya pendapatan daerah, tapi juga kesejahteraan masyarakat,” ujar salah satu tokoh masyarakat Ulu Alas.
Investasi yang Ditunggu, Keberlanjutan yang Dipertaruhkan
Rencana investasi tambang emas di Seluma kini menjadi sorotan.
Di satu sisi, potensi cadangan emas yang besar menjanjikan kontribusi ekonomi yang luar biasa.
BACA JUGA: Remaja di OKU Timur Tewas Gantung Diri, Warga Geger di Pagi Hari
Namun di sisi lain, keberadaan tambang di kawasan hutan lindung memunculkan pertanyaan besar tentang keberlanjutan lingkungan.
Masyarakat menunggu realisasi komitmen perusahaan dan pemerintah daerah agar tambang emas ini benar-benar menjadi berkah, bukan bencana. (*/red)





