Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Empat Lawang, Hj Siskawati SE MM. Foto: doc/LINTANGPOS.com
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Empat Lawang terus menunjukkan perkembangan. Hingga saat ini, sebanyak 15 koperasi telah mulai dibangun, dengan sembilan di antaranya telah selesai 100 persen.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Empat Lawang, Hj Siskawati SE MM, mengatakan progres pembangunan koperasi masih terus berjalan di sejumlah desa.
Selain sembilan bangunan yang telah rampung, beberapa koperasi lainnya masih berada pada berbagai tahapan pembangunan.
“Ada yang progresnya sudah mencapai 75 persen, ada yang sekitar 45 persen, bahkan ada juga yang masih terkendala karena lahannya belum tersedia,” ujarnya.
BACA JUGA: Hari Koperasi Nasional 2026 di Empat Lawang, Sekda Ajak Wujudkan Koperasi Berdaya
Menurut Siskawati, Dinas Koperasi dan UMKM terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap koperasi, termasuk koperasi yang belum aktif, agar seluruh koperasi dapat beroperasi sesuai tujuan pembentukannya.
Pihaknya juga memastikan pembangunan KDMP di desa-desa yang belum selesai akan terus didorong hingga seluruh target dapat direalisasikan.
Dengan pendampingan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang berharap seluruh Koperasi Desa Merah Putih dapat segera beroperasi optimal sebagai penggerak perekonomian masyarakat di tingkat desa. (red)
Polres Empat Lawang mengamankan pria berinisial E dengan 16 paket sabu seberat bruto 3,26 gram…
Polres Empat Lawang menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan dalam rangka memperingati Hari Jadi…
Polres Empat Lawang menetapkan seorang oknum kepala desa di Kecamatan Lintang Kanan sebagai tersangka kasus…
Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi mengungkap kasus dugaan karhutla di Desa Seguli Kecil…
Ketua DPRD Empat Lawang Darli berharap jumlah barang bukti ganja dan sabu-sabu terus menurun serta…
Polsek Tebing Tinggi mengamankan seorang pria terkait dugaan pencurian 20 janjang sawit senilai Rp1,2 juta…
View Comments