Categories: Nasional Pendidikan

SMK Siap Go Global! 500 Ribu WNI Bakal Dikirim ke Luar Negeri, Jepang Butuh Tukang Las Berbahasa N4!

Ringkasan Berita:

° Pemerintah Indonesia meluncurkan program beasiswa SMK Go Global, menargetkan 500.000 WNI bekerja di luar negeri pada 2026.

° SMK diminta siapkan kelas migran dengan standar bahasa asing, seperti Jepang N4. 500 peserta pertama akan diberangkatkan Desember 2025 ke Jepang, Turki, dan Slovakia.


JAKARTA, LINTANGPOS.com — Pemerintah Indonesia resmi menggelar program ambisius bertajuk SMK Go Global, sebuah inisiatif lintas kementerian yang menargetkan 500.000 warga negara Indonesia untuk bekerja di luar negeri pada tahun 2026.

Dari jumlah itu, 300.000 kuota khusus disediakan bagi lulusan SMK, sementara sisanya untuk masyarakat umum.

Program ini bukan sekadar pengiriman tenaga kerja, melainkan transformasi pendidikan vokasi agar siap bersaing di pasar global.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan pentingnya kesiapan dari hulu ke hilir.

“Dari hulunya mempersiapkan diri dengan baik. Dari hilirnya, penempatan luar negeri kita sedang perkuat negara-negara dan mekanisme serta sistem penempatan yang lebih baik dan cepat,” ujar Muhaimin dalam jumpa pers di Gedung Kemenko PM, Jakarta Pusat, Selasa (18/11/2025).

Kelas Migran: SMK Belajar Bahasa Sesuai Negara Tujuan

BACA JUGA: Bupati Empat Lawang Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Lewat Program BPJS Ketenagakerjaan

Salah satu terobosan utama adalah kelas migran di SMK, yang kini diwajibkan mengadopsi standar bahasa asing sesuai negara tujuan.

Misalnya, untuk jurusan las yang akan ditempatkan di Jepang, siswa kelas 1 sudah harus belajar bahasa Jepang level N4, standar minimal untuk bekerja di sana.

“Sejak dini, kelas-kelas yang memang dipersiapkan untuk bekerja di luar negeri kita minta untuk mengadopsi standar minimum kapasitas kompetensi bahasa yang disyaratkan,” jelas Muhaimin.

Kurikulum tambahan tak diperlukan. Pemerintah mendorong integrasi langsung ke dalam pembelajaran vokasi yang ada.

P2MI dan Upgrade Capacity: Pelatihan Bahasa dan Skill

Program ini digagas bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) yang juga akan memfasilitasi pelatihan bahasa dan keterampilan melalui skema P2MI Upgrade Capacity.

BACA JUGA: Kapolsek Turun Gunung! Siswa SMA Negeri 1 Lintang Kanan Ikuti Sosialisasi Anti-Kenakalan Remaja

Anggaran yang disiapkan untuk tahun 2026 berkisar antara Rp 15 triliun hingga Rp 25 triliun.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: bahasa Jepang N4 beasiswa SMK Jepang kelas migran kerja luar negeri lulusan SMK migrasi kerja Muhaimin Iskandar P2MI pelatihan bahasa penempatan tenaga kerja sinkronisasi program pemerintah pusat dan daerah Slovakia SMK Go Global Turki
Topik: Pendidikan

Recent Posts

  • Berita

Ulang Tahun ke-56, Joncik Minta Maaf dan Ajak ASN Bersatu

Ulang tahun ke-56, Bupati Joncik Muhammad meminta maaf kepada ASN dan mengajak seluruh jajaran bersatu…

2 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Headline
  • Sumsel

Kebakaran di Desa Puntang Hanguskan Empat Rumah, Dua Warga Terluka

Kebakaran di Desa Puntang, Empat Lawang, menghanguskan empat rumah dan merusak tujuh lainnya. Dua warga…

9 jam ago
  • Berita

Bejeghum Jadi Strategi Empat Lawang Cegah Narkoba, Sekolah Jadi Sasaran!

Pemkab Empat Lawang bersama BNN dan Polres memperkuat pencegahan narkoba melalui Bejeghum, edukasi sekolah, kurikulum…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Polres Empat Lawang Sita 208 Botol Miras Ilegal di Dua Warung

Polres Empat Lawang menyita 208 botol miras ilegal dari dua warung di Tebing Tinggi melalui…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Enam Daerah Irigasi Empat Lawang Direhabilitasi, Anggaran Rp42 Miliar

Enam daerah irigasi di Empat Lawang akan direhabilitasi melalui program Kementerian PU dengan total anggaran…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Polsek Muara Pinang Amankan Pria, Diduga Edarkan 1 Kg Ganja

Polsek Muara Pinang mengamankan pria berinisial Z (39) dalam kasus dugaan peredaran ganja sekitar 1…

3 hari ago