Ke depan, pihak sekolah berencana memperluas penggunaan AI, tidak hanya pada asesmen, tetapi juga untuk perencanaan pembelajaran adaptif, bimbingan karier, serta pemetaan potensi siswa.
BACA JUGA: Tim Gabungan Terus Cari Siswa yang Jatuh dari Jembatan Muara Beliti
“Kami ingin menjadikan AI sebagai mitra strategis dalam membentuk pembelajaran yang lebih cerdas, relevan, dan berorientasi masa depan,” kata Dr. Panyahuti menambahkan.
Dengan penerapan sistem ini, SMKN 1 Empat Lawang resmi menjadi salah satu sekolah kejuruan paling progresif di Sumatera Selatan dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan untuk mendukung kualitas pendidikan.
Langkah inovatif ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk memanfaatkan teknologi secara positif dalam memperkuat mutu pembelajaran di Indonesia. (*/red)





