Puluhan siswa dan guru SMKN 1 Empat Lawang ikuti pendidikan anti korupsi bersama Kejari Empat Lawang, untuk membentuk karakter jujur dan berintegritas sejak dini, Kamis (9/10/2025). Foto: Istimewa
Empat Lawang, LintangPos.com — Puluhan siswa dan guru SMK Negeri 1 Empat Lawang mengikuti kegiatan Pendidikan Anti Korupsi yang digelar di Aula SMK Negeri 1 Empat Lawang, Kamis (9/10/2025).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala SMK Negeri 1 Empat Lawang, Dr. Panyahuti, dengan menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Empat Lawang.
Dalam sambutannya, Dr. Panyahuti menegaskan bahwa Pendidikan Anti Korupsi merupakan program rutin sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan agar para siswa memahami dan menghindari perilaku koruptif sejak dini.
“Melalui pendidikan anti korupsi ini, diharapkan siswa dan guru bisa menjadi teladan yang baik dan jujur sebagai bekal untuk masa depan,” ujar Panyahuti.
Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Empat Lawang, Niku Senda, SH, menyampaikan pentingnya penanaman nilai-nilai integritas dalam dunia pendidikan.
BACA JUGA: Motor Hasil Curas Ditemukan, Polsek Lintang Kanan Kembalikan ke Pemilik
Ia menilai, kesadaran tentang bahaya dan dampak korupsi perlu ditanamkan sejak dini, terutama bagi generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa.
“Pendidikan anti korupsi sangat penting bagi generasi muda dan pelajar, supaya menjadi bekal mereka saat dewasa nanti,” ujar Niku.
Lebih lanjut, Niku menambahkan bahwa budaya anti korupsi harus dibangun dari lingkungan sekolah sebagai langkah pencegahan jangka panjang menuju pemerintahan yang bersih dan tata kelola negara yang baik.
Ia juga menyoroti bahwa praktik korupsi sering kali berawal dari penyimpangan perilaku, lemahnya moral, dan sistem yang tidak transparan.
Sebagai langkah konkret, Niku mengajak siswa untuk menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai positif seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, keadilan, keberanian, kepedulian, kerja keras, kesederhanaan, dan kemandirian dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan penyuluhan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman para siswa tentang hukum dan etika, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang menolak segala bentuk praktik korupsi.
BACA JUGA: Sambut PEDA KTNA 2025, Wabup Empat Lawang Pimpin Aksi Bersih-Bersih Pulo Mas
Dengan demikian, lingkungan sekolah dapat menjadi pondasi awal dalam membangun masyarakat berintegritas di masa depan. (*/red)
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…