Pada ajang Snapdragon Summit 2025, Qualcomm bahkan memamerkan konsep PC dengan bentuk unik: dari laptop konvensional, hingga perangkat berbentuk piringan frisbee dan coaster mini yang bisa disematkan langsung ke layar.
Konsep futuristik ini menggambarkan visi Qualcomm terhadap era laptop ultra-kompak dan efisien yang digerakkan sepenuhnya oleh arsitektur ARM.
BACA JUGA: Samsung Galaxy Tri-Fold Hanya Rilis di Beberapa Negara Asia, Harga Mahal Jadi Pertimbangan
Menuju Era Laptop ARM yang Serius
Snapdragon X2 bukan sekadar penyegaran, melainkan langkah besar Qualcomm menuju komputasi ARM kelas atas.
Dengan peningkatan performa, efisiensi daya yang menakjubkan, serta kemampuan grafis dan AI yang jauh melampaui pendahulunya, chip ini siap menantang dominasi Intel, AMD, bahkan Apple.
Namun, semua klaim ini baru akan benar-benar teruji saat laptop dengan Snapdragon X2 resmi hadir di pasar pada tahun 2026.
Jika semua janji ini terpenuhi, mungkin inilah awal dari revolusi besar berikutnya di dunia laptop berbasis ARM. (*/red)






