Categories: Musi Banyuasin Sumsel

Status Siaga! Muba Dikepung Ancaman Cuaca Ekstrem hingga 2026, Warga Diminta Siap Setiap Saat

Ringkasan Berita:

° Muba, Sumsel resmi siaga darurat hidrometeorologi hingga Mei 2026.

° BPBD meningkatkan patroli dan memantau enam kecamatan rawan banjir sepanjang Sungai Musi.

° Debit air mulai naik, warga diimbau tetap tenang namun waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.


MUSI BANYUASIN, LINTANGPOS.com – Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, kembali berhadapan dengan musim penghujan yang makin tak dapat ditebak.

Pemerintah daerah lewat BPBD Muba menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi hingga 31 Mei 2026—sebuah langkah yang tak lagi bisa ditunda melihat rekam jejak bencana dalam beberapa tahun terakhir.

Cuaca ekstrem, mulai dari hujan lebat, angin kencang, hingga potensi banjir, hampir selalu datang tanpa mengetuk pintu. Kepala BPBD Muba, Marko Susanto, mengakui bahwa wilayahnya termasuk yang cukup sering menjadi “langganan” bencana ketika curah hujan meningkat.

“Debit air di Sungai Musi mulai naik, tapi masih dalam batas aman. Kami sudah menempatkan satgas di titik-titik rawan untuk memantau setiap perubahan ketinggian air,” ujar Marko, Selasa (9/12/2025).

Kawasan sepanjang aliran Sungai Musi menjadi fokus utama. Enam kecamatan—Sanga Desa, Lais, Keluang, Babat Toman, Lawang Wetan, hingga Sekayu—tercatat sebagai zona merah selama musim penghujan.

Hampir setiap tahun, daerah-daerah ini menunjukkan kerentanan tinggi terhadap banjir, menjadikannya prioritas mitigasi.

BACA JUGA: Terkuak! Kronologi Penuh Air Mata di Balik Temuan Bayi dalam Kantong Kresek di Muba

Tak hanya memasang personel, BPBD juga memperkuat sosialisasi kepada warga bantaran sungai.

Perlengkapan penanganan cepat telah disiagakan, sementara patroli intensif terutama dilakukan saat malam, ketika perubahan cuaca kerap datang tiba-tiba.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang namun terus waspada. Jika ada kondisi yang dirasa mengancam keselamatan, segera lapor ke petugas terdekat,” tambah Marko.

Dalam lanskap alam Muba yang dikelilingi sungai dan rawa, kesiapsiagaan bukan lagi pilihan—melainkan kebutuhan.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: .penandatanganan nota kesepakatan BPS dengan pemda Sumsel Banjir BPBD cuaca ekstrem hidrometeorologi Muba siaga darurat Sungai Musi

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

Budi Antoni Kembali ke Golkar: Rangkul Kader, Bukan Bermusuhan!

Budi Antoni Aljufri menegaskan kembali ke Golkar untuk berkarya bagi masyarakat. Ia menyebut perbedaan politik…

1 hari ago
  • Berita

Rhendy Andrea Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Empat Lawang

Rhendy Andrea terpilih aklamasi sebagai Ketua DPD II Golkar Empat Lawang periode 2026–2030 dalam Musda…

2 hari ago
  • Berita

Arifa’i Sebut Golkar Mitra Strategis Bangun Empat Lawang

Wakil Bupati Arifa’i berharap Musda Golkar Empat Lawang melahirkan kader terbaik dan memperkuat sinergi partai…

2 hari ago
  • Berita

Calon Ketua DPD Partai Golkar Empat Lawang Mengerucut ke Satu Nama

Verifikasi DPD Golkar Sumsel menemukan kekurangan kecil dalam berkas pencalonan. Dari dua pengambil berkas, hanya…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

David Aljufri Dorong Kaderisasi Jelang Musda Golkar Empat Lawang

David Hardianto Aljufri menekankan kaderisasi menjelang Musda Golkar Empat Lawang. Ia berharap pengurus baru memperkuat…

2 hari ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Cegah Karhutla, Polres Empat Lawang Gencarkan Patroli dari Rumah ke Rumah

Polres Empat Lawang menggencarkan patroli Makmano Karhutla di Talang Padang dan mengimbau warga tidak membakar…

2 hari ago