REMINDER, LINTANGPOS.com – Pernah mengiyakan sesuatu sambil tersenyum, padahal sebenarnya hati ingin menolak? Bisa jadi, kita sedang terlalu sibuk menjaga perasaan orang lain sampai lupa menjaga diri sendiri.
Marissa Anita (@greatmind) mengingatkan bahwa menyenangkan orang lain bukanlah masalah, tetapi menjadi masalah ketika kebutuhan untuk diterima membuat kita terus mengorbankan diri.
“People pleaser adalah seseorang yang selalu berusaha melakukan atau mengatakan sesuatu yang menyenangkan orang lain, meski bertentangan dengan apa yang ia pikirkan atau rasakan.”
Seorang people pleaser cenderung menempatkan kepentingan orang lain di atas dirinya sendiri karena ingin disukai dan diterima.
BACA JUGA: Membantu Orang Lain Jangan Sampai Bikin Diri Sendiri Kekurangan
Ia membentuk diri sesuai harapan orang lain, menghindari konflik, mengikuti suara mayoritas, bahkan meminta maaf atas sesuatu yang sebenarnya bukan kesalahannya.
Dari luar mungkin terlihat selalu mengiyakan, tetapi di dalam diri bisa menumpuk rasa kesal, marah, hingga kebencian.
Kebiasaan tersebut juga membuat seseorang semakin sulit mengenali dirinya sendiri. Ia sibuk membaca perasaan dan memenuhi keinginan orang lain sampai lupa bertanya:
“Sebenarnya, apa yang saya rasakan dan inginkan?” Ketika harga diri bergantung pada pujian atau pengakuan orang lain, seseorang bisa merasa hanya layak dicintai ketika terus memberi dan berkorban.
BACA JUGA: Fitur iOS 26.2 Ini Bikin iPhone Kamu Mustahil Lupa! Alarm dan Reminder Kini Menyatu Total
“People pleaser percaya ia hanya layak dicintai ketika ia memberikan segalanya untuk orang lain.”
Pola ini dapat berakar dari pengalaman masa lalu, misalnya ketika seseorang tumbuh bersama figur yang sulit menerima penolakan atau perbedaan keinginan.
Ada pula yang sejak kecil terbiasa menyembunyikan perasaan tidak nyaman demi melindungi orang tua atau menghindari konflik.
Akibatnya, mengatakan “tidak” terasa seperti sesuatu yang salah atau berbahaya.
BACA JUGA: iPhone Fold Digadang Kuasai Pasar, Tapi Bocoran Ini Justru Bikin Penggemar Apple Deg-degan
Padahal, mempertimbangkan perasaan orang lain tetap bisa dilakukan tanpa mengabaikan diri sendiri.







