Sumsel Jadi Tuan Rumah Gebyar Pembenihan Tanaman Pangan Nasional X

oleh -982 Dilihat
Gubernur Sumsel, Dr H Herman Deru SH MM, secara resmi meluncurkan Gerakan Sumsel Mandiri Benih, sebuah inisiatif besar yang ditujukan untuk mewujudkan kemandirian benih dan mendukung program swasembada pangan nasional.
Gubernur Sumsel, Dr H Herman Deru SH MM, secara resmi meluncurkan Gerakan Sumsel Mandiri Benih, sebuah inisiatif besar yang ditujukan untuk mewujudkan kemandirian benih dan mendukung program swasembada pangan nasional, kemarin. Foto: Istimewa

Kementan menaruh harapan besar pada Sumsel sebagai motor penggerak kemandirian benih nasional. “Sumsel salah satu provinsi dengan target tertinggi dalam program swasembada beras, jagung, dan gula. Kami bangga gebyar kali ini diselenggarakan di sini,” tambahnya.

Gebyar ini juga diramaikan dengan pameran varietas benih, seminar nasional, serta kunjungan ke lahan percontohan padi apung seluas 3 hektare di kawasan JSC. Teknologi tersebut dianggap potensial untuk lahan pasang surut yang luas di Sumsel.

BACA JUGA: Herman Deru Raih Penghargaan Mitra Strategis dari BKN RI

Kepala Dinas Pertanian Sumsel, Bambang Pramono, menyampaikan bahwa dari total 621 ribu hektare sawah di Sumsel, baru 20 persen kebutuhan benih dipenuhi oleh produksi lokal. Targetnya, 100 persen kebutuhan bisa dipenuhi pada 2029 melalui gerakan mandiri benih.

Dalam acara itu juga dilakukan penandatanganan MoU kerja sama produksi benih dengan sejumlah provinsi, seperti Jawa Timur dan Lampung. Mereka berkomitmen menanam dan memproduksi benih langsung di Sumsel dengan dukungan APBD dan APBN.

Data BPS mencatat, produksi gabah Sumsel naik dari 2,7 juta ton pada 2024 menjadi 3,3 juta ton pada 2025. Namun indeks pertanaman masih 1,1, yang berarti sebagian besar petani hanya menanam sekali dalam setahun.

“Kalau bisa ditingkatkan menjadi 1,5, produksi beras Sumsel bisa tembus 5 juta ton gabah kering giling per tahun,” ujar Bambang.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan pemerintah pusat serta daerah, Sumsel optimistis menjadi pionir kemandirian benih nasional(*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.