Categories: Pemerintahan Pendidikan Sumsel

Sumsel Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Penilaian Lembaga Pendidikan Pesantren

“Mulai tahun 2026, data santri Aliyah akan kita masukkan untuk diberikan bantuan per siswa per bulan, secara by name by institution. Ini bentuk keseriusan Pemprov Sumsel dalam mengakui pesantren sebagai institusi pendidikan formal,” jelasnya.

Selain dukungan finansial, Deru juga menyoroti pentingnya pembelajaran berbasis teknologi informasi (IT) agar pesantren mampu beradaptasi dengan era digital dan meningkatkan daya saing santri.

“Di era digital ini, kalau santri tidak menguasai teknologi, maka akan sulit bersaing. Pesantren juga harus adaptif terhadap perkembangan zaman,” ungkapnya.

BACA JUGA: Marching Band Pesantren Daarul Mahabbah Raih Juara Umum II di Musi Soundsport 2025

Syukuran dan Aspirasi Dunia Pesantren

Pimpinan Ponpes Aulia Cendikia Palembang, KH. Hendra Zainudin Al Qodiri, turut menyampaikan rasa syukur atas capaian nasional ini.

Sebagai bentuk apresiasi, pihaknya berencana menggelar “Doa Seribu Santri” di Griya Agung sebagai simbol kebersamaan dan rasa terima kasih kepada pemerintah provinsi.

Selain itu, KH. Hendra juga menyampaikan sejumlah aspirasi dari PWNU Sumsel, di antaranya permintaan rehabilitasi kantor NU, penandatanganan prasasti kantor baru, dan bantuan mobil operasional untuk mendukung kegiatan organisasi.

Ia pun mengundang Gubernur Herman Deru untuk hadir dan membuka kegiatan Seminar Pesantren Ramah Anak dan Pelatihan Santri Terampil yang akan digelar pada 8 November 2025, sekaligus doa syukuran atas Anugerah Ponpes Award yang diterima Gubernur Deru atas kepedulian dan perhatian besarnya terhadap dunia pesantren di Sumatera Selatan.

Langkah Nyata untuk Dunia Pesantren

BACA JUGA: Gubernur Herman Deru: Santri Adalah Pejuang Bangsa dan Penjaga Peradaban

Menanggapi hal itu, Gubernur Deru menyambut baik rencana kegiatan syukuran tersebut.

Ia bahkan berharap kegiatan tersebut dapat dirangkaikan dengan penyerahan Bantuan BOS Daerah kepada seluruh pondok pesantren serta launching program “GSMP Goes To Pondok Pesantren”, sebuah inisiatif baru yang diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pesantren dalam bidang pendidikan dan sosial.

Page: 1 2 3

Lintang Pos

Share
Tags: BOS Daerah Doa Seribu Santri dukungan BOS untuk pesantren Herman Deru pendidikan formal penghargaan Gubernur Herman Deru untuk pesantren peringkat nasional pesantren Sumsel pesantren berbasis teknologi di Sumsel pondok pesantren santri Aliyah Sumatera Selatan teknologi informasi

Recent Posts

  • Empat Lawang
  • Sumsel

Pekarangan Warga Canggu Didorong Jadi Sumber Pangan

Polsek Talang Padang mendorong warga Desa Canggu memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif untuk memperkuat…

23 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Polres Empat Lawang Raih Peringkat II IKPA

Polres Empat Lawang meraih peringkat II IKPA kategori pagu besar di KPPN Lahat yang membawahi…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Empat Lawang Targetkan Bebas Rabies 2030

Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menargetkan daerah bebas rabies 2030 setelah 230 kasus gigitan…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

JI Diamankan, Polres Empat Lawang Bongkar Kasus Curanmor

Polres Empat Lawang mengungkap kasus curanmor di Tanjung Kupang. Seorang terduga pelaku diamankan, polisi masih…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Mendagri Tito Karnavian Singgah di Stand Dekranasda Empat Lawang

Mendagri Tito Karnavian bersama istri mengunjungi stand Dekranasda Empat Lawang dalam Kriyanusa 2026 di JCC…

3 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Hujan Deras Guyur Tebing Tinggi, Warga Sambut Gembira

Hujan deras disertai angin kencang mengguyur Tebing Tinggi, Empat Lawang, Minggu siang. Warga menyambut gembira…

4 hari ago