Tahun Baru Tanpa Petasan! Empat Lawang Pilih Sunyi demi Saudara yang Diterpa Banjir

oleh -89 Dilihat
Kapolres Empat Lawang, AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H., (*/dok/IST)

Ringkasan Berita:

° Polres Empat Lawang mengimbau warga tidak menyalakan petasan saat malam Tahun Baru 2025/2026.

° Ini sebagai bentuk empati kepada korban banjir di Aceh, Sumbar, dan Sumut serta demi menjaga keamanan selama Operasi Lilin Musi 2025.


EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com —
Pergantian tahun biasanya identik dengan dentuman petasan dan gemerlap kembang api.

Namun, suasana berbeda akan menyelimuti Kabupaten Empat Lawang pada malam Tahun Baru 2025/2026.

Polres Empat Lawang mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri dari euforia kembang api, petasan, maupun mercon, demi sesuatu yang lebih bermakna: solidaritas dan kepedulian.

Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Empat Lawang, AKBP Abdul Aziz Septiadi, S.H., S.I.K., M.H., sebagai wujud empati terhadap saudara-saudara di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang tengah berjuang menghadapi bencana banjir.

“Momentum pergantian tahun seharusnya tidak hanya diisi dengan perayaan, tetapi juga refleksi dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Kapolres.

Selain alasan kemanusiaan, larangan penggunaan petasan ini juga berkaitan erat dengan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama perayaan Natal dan Tahun Baru, yang berada dalam pengamanan Operasi Lilin Musi 2025.

BACA JUGA: Jembatan Ampera Ditutup Total! Ini Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Malam Tahun Baru 2026

Kapolres menegaskan, penggunaan petasan dan kembang api memiliki risiko besar.

“Petasan dan mercon berpotensi menyebabkan kebakaran, kecelakaan, serta gangguan ketertiban. Suara ledakan juga dapat mengganggu kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat yang sensitif terhadap suara keras,” jelasnya.

Polres Empat Lawang berharap masyarakat dapat merayakan Tahun Baru dengan cara yang lebih sederhana, aman, dan penuh makna — tanpa mengurangi nilai kebersamaan dan sukacita.

Di tengah musibah yang melanda saudara sebangsa, Empat Lawang memilih menyalakan cahaya kepedulian, bukan kembang api.

Sebuah pesan bahwa perayaan terbesar tak selalu soal gemerlap, melainkan tentang rasa kemanusiaan yang menyatukan.

Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Polres Empat Lawang optimistis perayaan pergantian tahun dapat berlangsung tertib, aman, damai, dan penuh solidaritas sosial. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search