Ringkasan Berita:
° Dinas Kominfo Empat Lawang menggelar Ekspos Capaian 2025 bertema peningkatan citra daerah.
° OPD didorong aktif publikasi program melalui media dan Madani Digital Platform demi keterbukaan informasi serta penguatan branding daerah Madani.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang semakin serius membangun citra daerah di era digital.
Hal itu terlihat dari digelarnya Ekspos Capaian Kabupaten Empat Lawang Tahun 2025 oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Statistik dan Persandian, Selasa (2025), dengan tema “Meningkatkan Citra Positif dan Branding Kabupaten Empat Lawang Madani.”
Kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk menyatukan persepsi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih aktif mempublikasikan setiap program pembangunan kepada masyarakat luas.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Empat Lawang, Sumitro Sukma Bahagia, menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan kunci membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat branding daerah.
“Kami mendorong keterbukaan informasi publik. Setiap kegiatan OPD bisa ditampilkan dan dirilis melalui media. Jika kegiatan bapak dan ibu OPD masuk ke dalam sistem Madani Digital Platform, maka dapat diekspos secara luas,” ujar Sumitro.
Ia menjelaskan, publikasi bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian penting dari proses pembangunan.
BACA JUGA: Tak Lagi Numpang! Kantor Baru Diskominfo Empat Lawang Siap Difungsikan 2026
Melalui informasi yang terbuka dan mudah diakses, masyarakat dapat mengetahui secara langsung capaian pemerintah daerah.
Sumitro berharap seluruh OPD di Kabupaten Empat Lawang mampu memanfaatkan berbagai kanal informasi, mulai dari media massa hingga media digital, guna memperkuat citra positif daerah Madani yang modern dan transparan.
Senada dengan itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Empat Lawang, Rodi Hartono, menilai bahwa perkembangan teknologi informasi telah membuka peluang besar bagi pemerintah untuk menyampaikan program pembangunan secara cepat dan efektif.
“Saya yakin seluruh OPD di Kabupaten Empat Lawang sudah memiliki media sosial. Semua kegiatan OPD dapat disampaikan kepada masyarakat melalui platform tersebut,” ungkap Rodi.
Rodi juga menepis anggapan bahwa seluruh pemberitaan harus selalu berbayar.
Ia mengajak OPD untuk lebih terbuka dan tidak ragu berkomunikasi dengan wartawan.
“Tidak semua berita itu berbayar. Jika ada kegiatan, silakan sampaikan. Kalau memang tidak ada anggaran, jangan takut untuk mengatakan. Tetap akan dipublikasikan karena itu memang tugas kami sebagai wartawan,” tegasnya.
Menurut Rodi, wartawan merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat, sehingga kolaborasi yang baik akan menghasilkan komunikasi publik yang lebih sehat dan produktif.
“Jangan takut kepada wartawan, karena kami adalah mitra pemerintah, mitra bapak dan ibu sekalian,” pungkasnya.
Melalui ekspos ini, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menegaskan komitmennya membangun daerah dengan prinsip transparansi, kolaborasi, dan keterbukaan informasi sebagai fondasi menuju Empat Lawang Madani yang semakin dikenal luas. (*/red)






