Nilai-nilai tersebut menjadi alasan mengapa tradisi ini tetap bertahan di tengah perkembangan zaman.
BACA JUGA: Konflik Agraria Sumsel Memanas, DPR RI Turun Tangan Cari Solusi Empat Lawang dan OKU Timur
Keberadaan Punjungan Matah menjadi bukti bahwa kearifan lokal masih memiliki peran penting dalam menjaga perdamaian masyarakat.
Di tengah modernisasi, tradisi ini menunjukkan bahwa penyelesaian konflik tidak selalu harus berakhir di ruang sidang, tetapi juga dapat ditempuh melalui jalan kekeluargaan yang mengedepankan kemanusiaan dan rekonsiliasi.
Page: 1 2
Delapan pekerja proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang dipulangkan setelah mengadukan upah. Pihak Waskita membantah ada…
Petani mengeluhkan irigasi rusak yang membuat air tak sampai ke hilir selama bertahun-tahun dan meminta…
Proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang senilai sekitar Rp300 miliar disorot setelah sejumlah pekerja mengeluhkan pembayaran…
Bupati Empat Lawang mengecek Sekolah Rakyat dan memastikan persiapan MPLS 7 September 2026 mencapai 90…
Kajari Empat Lawang Yuli Andri menjelaskan perbedaan Hari Lahir Kejaksaan 2 September dan Hari Bhakti…
Kejari Empat Lawang menggelar syukuran Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia. Bupati Joncik Muhammad menekankan…
View Comments