Tak Bayar Open BO, Pria di Batam Dikeroyok Empat Remaja hingga Pingsan

oleh -2250 Dilihat
Seorang pria di Batam menjadi korban pengeroyokan empat remaja karena diduga tak membayar open BO teman wanita pelaku. Dua pelaku telah ditangkap polisi. (*/Ilustrasi)

Ringkasan Berita:
° Seorang pria berinisial S (30) di Batam menjadi korban pengeroyokan empat remaja di kawasan MTC Nongsa karena diduga tak membayar jasa open BO teman wanita pelaku.

° Dua pelaku berinisial R (22) dan D (17) berhasil ditangkap polisi.

° Aksi kekerasan terjadi hingga korban dibawa ke Kuburan Cina TPU Nongsa dan dianiaya hingga pingsan.

° Polisi masih memburu dua pelaku lainnya dan menjerat para pelaku dengan pasal pengeroyokan dengan ancaman sembilan tahun penjara. 


Batam, LintangPos.com – Seorang pria berinisial S (30) menjadi korban pengeroyokan brutal yang dilakukan empat remaja di Kota Batam. Peristiwa ini terjadi di salah satu homestay kawasan MTC, Nongsa, pada Sabtu (25/10/2025).

Dugaan sementara, aksi kekerasan ini dipicu karena korban tidak membayar open BO (booking online) terhadap teman wanita salah satu pelaku.

Kapolsek Nongsa Kompol Arsyad Riyandi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, polisi telah berhasil menangkap dua dari empat pelaku pengeroyokan, masing-masing berinisial R (22) dan D (17).

“Unit Opsnal Polsek Nongsa telah mengamankan dua dari empat pelaku pengeroyokan. Keduanya kini tengah menjalani pemeriksaan intensif,” ujar Kompol Arsyad Riyandi, Rabu (29/10/2025).

Kasus bermula ketika korban S memesan seorang wanita penghibur melalui aplikasi MiChat.

Setelah diarahkan ke salah satu kamar di homestay kawasan MTC, korban sempat mencari nomor kamar yang dituju di lantai dua.

BACA JUGA: Snapdragon X2 Resmi Meluncur! Qualcomm Janjikan Lompatan Performa dan Efisiensi Besar untuk Laptop 2026

Tiba-tiba, empat pria tak dikenal mencekiknya, menariknya masuk ke sebuah kamar, lalu menganiayanya secara brutal hingga korban berteriak minta tolong.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search