Sebanyak 1.041 petani di Lahat resmi terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Program ini memberi rasa aman bagi petani yang bekerja di sektor berisiko tinggi. Foto: Istimewa
° Ribuan petani di Kabupaten Lahat kini bekerja dengan rasa aman berkat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
° Dinas Perkebunan Lahat telah membagikan 1.041 kartu kepada petani sekaligus mendorong pendataan akurat melalui Program JEDAS–BPDP demi perlindungan dan kesejahteraan petani.
LAHAT, LINTANGPOS.com – Langit pagi di Kabupaten Lahat menjadi saksi semangat baru para petani yang kini melangkah ke kebun tanpa rasa waswas berlebihan.
Risiko kerja yang selama ini membayangi—mulai dari kecelakaan alat, tertimpa dahan, hingga kelelahan ekstrem—perlahan terjawab dengan hadirnya perlindungan nyata dari pemerintah.
Ribuan petani di Kabupaten Lahat kini telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sebuah langkah penting dalam memberikan jaminan sosial bagi mereka yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan.
Hingga kini, 1.041 kartu BPJS Ketenagakerjaan telah diserahkan kepada petani penerima manfaat.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat, Vivi Anggraini, S.STP., M.Si, mengungkapkan rasa syukurnya atas meningkatnya kesadaran petani terhadap pentingnya perlindungan kerja.
“Alhamdulillah, saat ini sudah banyak petani kita yang memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (21/12/2025).
BACA JUGA: Bupati Empat Lawang Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Lewat Program BPJS Ketenagakerjaan
Tak berhenti di sana, Dinas Perkebunan Lahat juga gencar melakukan sosialisasi Program JEDAS–BPDP (Jemput Data).
Program ini bertujuan memastikan pendataan petani berjalan tertib, akurat, dan berkelanjutan.
Menurut Vivi, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi fondasi penting agar petani dapat bekerja dengan tenang dan produktif, mengingat sektor perkebunan memiliki tingkat risiko kerja yang cukup tinggi.
“Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, petani mendapatkan perlindungan dasar. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan nyata kepada petani,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh kelompok tani, KUD, hingga Gapoktan untuk aktif dalam pendataan JEDAS–BPDP.
Page: 1 2
Polres Empat Lawang meraih peringkat II IKPA kategori pagu besar di KPPN Lahat yang membawahi…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menargetkan daerah bebas rabies 2030 setelah 230 kasus gigitan…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus curanmor di Tanjung Kupang. Seorang terduga pelaku diamankan, polisi masih…
Mendagri Tito Karnavian bersama istri mengunjungi stand Dekranasda Empat Lawang dalam Kriyanusa 2026 di JCC…
Hujan deras disertai angin kencang mengguyur Tebing Tinggi, Empat Lawang, Minggu siang. Warga menyambut gembira…
ORADO Empat Lawang mengirim 14 atlet ke Open Tournament Domino Piala Panglima TNI di Lahat.…