Categories: Berita Empat Lawang Sumsel

Takut Melapor, Kasus KDRT Diduga Jauh Lebih Banyak

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Empat Lawang, Ice Apra Listiana, mengungkapkan masih banyak korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang memilih tidak melapor.

Akibatnya, jumlah kasus yang tercatat secara resmi belum menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan.

Menurut Ice, hingga akhir Juli 2026 belum ada penambahan kasus yang masuk ke DP3A.

Namun, hal itu bukan berarti kasus KDRT telah menurun. Masih banyak korban yang memilih menyimpan persoalan yang dialaminya karena menganggap masalah rumah tangga cukup diselesaikan di lingkungan keluarga.

BACA JUGA: DP3A Empat Lawang Minta Korban Kekerasan Berani Melapor

“Data sampai akhir Juli masih sama, belum ada penambahan. Tetapi yang kami ketahui hanya kasus yang masuk melalui laporan. Bisa saja masih ada kasus lain yang tidak tercatat karena korban takut atau enggan melapor,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap laporan yang sudah mengarah pada tindak pidana akan langsung dikoordinasikan dengan Polres.

DP3A kemudian memberikan pendampingan, terutama apabila kasus tersebut melibatkan anak sebagai korban maupun saksi.

Selain bekerja sama dengan kepolisian, DP3A juga menjalin koordinasi dengan Pengadilan Agama, khususnya dalam penanganan perkara perceraian dan pernikahan dini yang berdampak terhadap anak.

BACA JUGA: Pelaku Perundungan di Muratara Diantar Keluarga ke Polres, Polisi: Masih Anak-Anak, Tak Bisa Langsung Ditahan!

Dari koordinasi tersebut, pihaknya dapat memantau pemenuhan hak-hak anak setelah orang tuanya berpisah.

Ice mengatakan, persoalan yang paling sering ditemukan bukan hanya kekerasan, tetapi juga pengabaian hak anak setelah perceraian.

Masih banyak orang tua yang tidak memenuhi kewajiban memberikan nafkah sesuai putusan pengadilan.

“Kasus seperti ini cukup banyak. Ada orang tua yang mangkir dari kewajibannya, bahkan setelah membangun keluarga baru. Akibatnya, hak anak dari pernikahan sebelumnya tidak terpenuhi sebagaimana mestinya,” katanya.

BACA JUGA: Gegara Uang Susu, Ibu Muda di Palembang Jadi Korban KDRT Suami Sendiri

Ia berharap masyarakat tidak lagi takut atau ragu melaporkan kasus KDRT maupun kekerasan terhadap anak.

Page: 1 2

Legina Ainil Valensi

View Comments

Share
Tags: DP3A Empat Lawang Empat Lawang hak anak Ice Apra Listiana KDRT kekerasan dalam rumah tangga kekerasan terhadap anak korban KDRT pelaporan KDRT Polres

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

ORADO Empat Lawang Kirim 14 Atlet ke Piala Panglima TNI

ORADO Empat Lawang mengirim 14 atlet ke Open Tournament Domino Piala Panglima TNI di Lahat.…

7 jam ago
  • Berita
  • Nasional

Sumsel Jadi Ikon Kriyanusa 2026, Herman Deru Soroti Kekuatan Kriya Daerah

Sumatera Selatan menjadi ikon Kriyanusa 2026 di JICC Jakarta. Herman Deru hadir menyaksikan produk dan…

7 jam ago
  • Berita
  • Palembang
  • Sumsel

Herman Deru Dorong Pemuda Sumsel Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Herman Deru mendorong pemuda Sumsel mengubah mindset dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja melalui…

8 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

Lobang Buaya, Horor Misteri yang Sengaja Mengecoh Penonton

Film Lobang Buaya karya Hanung Bramantyo mengandalkan misteri pembunuhan dan plot twist, dengan latar fiksi…

8 jam ago
  • Berita
  • Nasional

Sabina Guseynova Kembali Dicari, Kisah Pernikahannya dengan Guruh Soekarnoputra

Nama Sabina Guseynova kembali dicari setelah Guruh Soekarnoputra meninggal. Keduanya menikah pada 2002 dan berpisah…

8 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

PLN Tebing Tinggi Tegaskan Jual-Beli KWh Subsidi Ilegal

PLN Tebing Tinggi menegaskan pemindahan dan penawaran kWh meter subsidi 450 VA dan 900 VA…

8 jam ago