Tiga begal sadis yang kerap melukai korbannya di Palembang akhirnya ditangkap Unit Pidum dan Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang. Dua di antaranya ditembak karena berusaha kabur saat penangkapan, Jum'at (10/10/2025). Foto: Istimewa
Palembang, LintangPosm.com — Aksi brutal komplotan begal yang sempat meresahkan warga Kota Palembang akhirnya terhenti.
Tiga pelaku utama berhasil dibekuk aparat Unit Pidum dan Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang dalam serangkaian penangkapan dramatis di beberapa lokasi berbeda.
Ketiganya yakni Muhammad Iqbal Saputra (30), warga Perum Griya Mulya I, Kecamatan Sematang Borang; Oktavia alias Okta (24), warga Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I; dan RM Afrizani alias Reza (25), warga Jl Pangeran Antasari, Kecamatan Ilir Timur I.
Penangkapan bermula saat Oktavia alias Okta diamankan di rumah kekasihnya di kawasan Jl Bening Sari, Kecamatan Kemuning, pada Rabu (8/10/2025).
Dari hasil interogasi, polisi memperoleh informasi soal keberadaan dua rekannya, termasuk Iqbal yang diketahui berada di Muara Enim.
Dalam proses penangkapan, sempat terjadi kejar-kejaran antara mobil petugas dan tersangka Iqbal.
BACA JUGA: Polisi Ringkus Duo Begal Sadis Palembang dalam 24 Jam, Korban IRT Alami Luka Bacok
Polisi akhirnya berhasil melumpuhkannya dan mengamankan pelaku ketiga, RM Afrizani, tak jauh dari rumahnya.
“Untuk pelaku Iqbal dan Oktavia alias Okta terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur di bagian kaki karena melawan serta berusaha kabur saat diamankan,” ungkap Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol DR Harryo Sugihhartono, Jumat (10/10/2025).
Harryo menjelaskan, Iqbal merupakan otak di balik serangkaian aksi begal yang terjadi di Palembang dalam beberapa pekan terakhir.
Polisi mengungkap sedikitnya empat lokasi kejahatan yang melibatkan kelompok ini, di antaranya:
Dalam setiap aksinya, pelaku bergantian berpasangan antara Iqbal dan Okta atau Iqbal dan Reza.
BACA JUGA: Aksi Begal di Ogan Komering Ilir Terekam Kamera, Mahasiswi Jadi Korban dan Luka di Tangan
Salah satu bertugas sebagai joki, sementara lainnya menjadi eksekutor yang kerap melukai korban jika melawan.
Page: 1 2
Joncik Muhammad menyatakan PGRI Empat Lawang tetap berpegang pada konsensus awal dan tidak terpengaruh dinamika…
Joncik Muhammad melantik pengurus PGRI Empat Lawang 2025-2030. Ia menekankan soliditas organisasi, perjuangan guru dan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menyebut sekitar 2.460 PPPK paruh waktu diperjuangkan agar dapat beralih…
Polres Empat Lawang menggelar Latpra Ops Sikat I Musi 2026. Operasi menyasar 3C dan premanisme…
Pemkab Empat Lawang menjadwalkan verifikasi KDKMP, pelantikan pengurus PGRI, dan exit meeting BPK pada Rabu,…
Herman Deru menyebut Empat Lawang memiliki fiskal terbatas dan mendorong dukungan provinsi untuk pembangunan serta…