Rekan-rekan dari Sriwijaya Mania Korwil Amuba turut hadir memberikan penghormatan terakhir bagi salah satu anggota paling loyal mereka.
Menurut Eddy, Putra sudah menjadi suporter setia Sriwijaya FC sejak 2013–2014.
“Saking setianya, almarhum datang ke stadion bersama istri dan anaknya. Dari Sembawa ke Jakabaring bukan jarak yang dekat, tapi dia tetap datang demi Sriwijaya FC,” ujarnya.
Topan, koordinator Sriwijaya Mania Korwil Amuba, menceritakan momen terakhir percakapan mereka sebelum laga.
BACA JUGA: Sriwijaya FC dan Sumsel United Lakoni Laga Tandang di Pekan Keempat Pegadaian Championship 2025/26
“Minggu malam kami sempat ngobrol, dia bilang mau ke rumah pinjam baju buat nonton. Lewat WA, dia sempat nitip pesan: ‘Sriwijaya sampai mati’. Itu katanya,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Dari cerita para sahabatnya, sebelum berangkat menonton pertandingan, sepeda motor almarhum sempat mogok.
Namun, dengan semangat tinggi, Putra memperbaikinya hingga bisa hidup kembali. “Dibongkar sampai hidup,” kata Topan.
Bahkan, meski sempat diminta orangtuanya untuk membantu memasang tenda di rumah, Putra menjawab santai, “Balek dari nonton baru masang tenda.”
Kini, kalimat sederhana itu terasa begitu menyayat hati bagi keluarganya.
BACA JUGA: Sumsel United Tumbangkan Persekat 2-0, Laskar Juaro Melesat ke Runner Up Championship 2025/2026
Manajemen Sriwijaya FC turut berduka atas kehilangan salah satu pendukung setianya.
“Kami menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Putra. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Faisal Mursyid, Sekretaris Umum PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM).
Kepergian Putra menjadi pengingat bahwa di balik gegap gempita sepak bola, ada kisah pengorbanan dan cinta yang begitu tulus dari para suporter.
Sriwijaya Mania kehilangan satu jiwa yang setia berteriak dari tribun, tapi semangatnya akan selalu hidup di hati para Wong Kito. (*/red)
Page: 1 2
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…
Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…
Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…
Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…