TP PKK dan BNN Luncurkan Ananda Bersinar di Empat Lawang

oleh -333 Dilihat
oleh
TP PKK dan BNNK Empat Lawang meluncurkan Ananda Bersinar untuk memperkuat pencegahan narkoba pada anak melalui keluarga dan desa. Rabu (28/10/2026). Foto: dok/LINTANGPOS.com

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Empat Lawang, berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Empat Lawang meluncurkan gerakan Ananda Bersinar (Aksi Nasional Antinarkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba), Rabu (28/10/2026).

Peluncuran berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Empat Lawang, bertepatan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan kegiatan Jambore Kader PKK Kabupaten Empat Lawang.

Desa Kemang Manis, Kecamatan Tebing Tinggi, menjadi desa percontohan pelaksanaan gerakan tersebut. Program ini selanjutnya diharapkan diterapkan secara bertahap di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Empat Lawang.

Ketua TP PKK Kabupaten Empat Lawang, Hj Hepy Safriani Joncik mengatakan, kolaborasi PKK dan BNN dilakukan untuk memperluas upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga tingkat keluarga dan lingkungan desa, di tengah keterbatasan anggaran daerah.

BACA JUGA: BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Pencegahan Narkoba dari Hulu

Menurutnya, perlindungan anak dari bahaya narkoba membutuhkan keterlibatan orang tua, kader PKK, pemerintah desa, sekolah, serta aparat terkait.

Hepy mengungkapkan keprihatinannya setelah mengetahui adanya seorang anak berusia 13 tahun yang duduk di kelas VII Sekolah Rakyat dan terindikasi menggunakan tiga jenis narkoba, yakni ekstasi, sabu-sabu, dan ganja.

Menurut penuturan Hepy, kasus tersebut diketahui setelah pihak sekolah mengamati perubahan perilaku anak yang bersangkutan dan berkoordinasi dengan BNN.

Setelah menjalani pemeriksaan urine, anak tersebut kemudian diarahkan untuk mendapatkan penanganan rehabilitasi.

BACA JUGA: BNN Empat Lawang Dorong Gerakan Bejeghum P4GN Bersinar

Hepy menilai kejadian itu menjadi peringatan bahwa penyalahgunaan narkoba dapat menyasar anak-anak usia sekolah. Ia menduga persoalan serupa juga perlu diwaspadai di lingkungan masyarakat lainnya.

“Kalau kita menemui anak-anak atau keluarga yang menunjukkan gejala kecanduan, segera laporkan kepada BNN. Bukan untuk dipenjarakan, tetapi untuk mendapatkan konseling dan penanganan agar kembali sehat,” ujarnya dalam laporan kegiatan.

No More Posts Available.

No more pages to load.