EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Musibah kebakaran merenggut nyawa warga di Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan.
Peristiwa memilukan ini terjadi pada Selasa dini hari, 10 Februari 2026, sekitar pukul 01.30 WIB di Talang Kalangan Ahad, Desa Tangga Rasa, Kecamatan Sikap Dalam.
Api yang berkobar dengan cepat melahap tiga unit rumah warga dan menyebabkan satu orang meninggal dunia, yakni Supali, pemilik salah satu rumah yang terbakar.
Supali, yang tercatat tinggal seorang diri dalam satu kartu keluarga, tidak sempat menyelamatkan diri saat api membesar.
Dugaan sementara, sumber api berasal dari area dapur rumah korban.
Kondisi rumah yang sebagian besar berbahan mudah terbakar membuat api dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan pada menit-menit awal kejadian.
BACA JUGA: Kerugian Kebakaran di Rantau Kasai Capai Rp600 Juta, Api Diduga dari Korsleting Listrik
Berdasarkan laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang, petugas piket menerima laporan kebakaran dari warga sekitar pukul 01.30 WIB.
Mendapatkan informasi tersebut, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Zona II Pendopo segera diterjunkan ke lokasi kejadian.
Petugas bergerak cepat menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) meski jarak dan kondisi malam hari menjadi tantangan tersendiri.
Sekitar pukul 02.00 WIB, personel pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman bersama warga.
Api yang sudah terlanjur membesar berhasil dipadamkan setelah kurang lebih 30 menit proses pemadaman intensif.
Namun, upaya tersebut tidak mampu menyelamatkan seluruh bangunan maupun korban jiwa.
BACA JUGA: Harunya Kepedulian Bupati Kepahiang untuk Korban Kebakaran
Selain rumah Supali yang hangus terbakar, dua rumah lainnya milik Yogi (satu kepala keluarga dengan lima jiwa) dan Meti (satu kepala keluarga dengan empat jiwa) juga ludes dilalap api.
Beruntung, seluruh penghuni dari dua rumah tersebut berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada tambahan korban jiwa.
Meski demikian, mereka kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda akibat kebakaran ini.
Kerugian materiil akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
Warga sekitar turut membantu proses evakuasi dan pemadaman, serta memberikan bantuan darurat kepada keluarga terdampak.
Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang, Supriyadi, SH., MM., dalam laporannya menyampaikan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran masih bersumber dari dapur rumah korban.
BACA JUGA: Kebakaran Menggila di Empat Lawang! 9 Rumah Ludes, Warga Panik Berhamburan Tengah Malam
Namun, penyelidikan lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Selain menelan korban jiwa, peristiwa ini juga menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan kesadaran akan keselamatan kebakaran harus terus ditingkatkan.
Sosialisasi penggunaan peralatan dapur yang aman, instalasi listrik yang layak, serta ketersediaan alat pemadam api ringan di lingkungan permukiman diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. (*/red)





