Ringkasan Berita:
° Truk ekspedisi pengangkut paket Jakarta–Palembang terbakar hebat di KM 18 Tol Indralaya-Palembang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Rabu dini hari.
Seluruh muatan hangus dilalap api, penyebab diduga korsleting listrik.
OGAN ILIR, LINTANGPOS.com – Sebuah truk ekspedisi pengangkut paket dari Jakarta menuju Palembang mengalami kebakaran hebat di ruas Tol Indralaya–Palembang, tepatnya di KM 18 wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Seluruh muatan truk dilaporkan hangus terbakar.
Peristiwa dramatis itu terjadi ketika truk bernomor polisi B-9938-FI melaju di jalur tol usai keluar dari Tol Kayuagung dan kembali masuk melalui akses Tol Indralaya.
Di tengah perjalanan, sopir tiba-tiba melihat asap dan api muncul dari bak belakang kendaraan yang bermuatan penuh paket kiriman.
“Api muncul dari bak truk yang berisi paket. Dalam waktu singkat api membesar dan membakar seluruh muatan,” ujar Kapolsek Indralaya AKP Junardi, Kamis (15/1/2026).
Menyadari bahaya, sopir segera menepikan kendaraan ke bahu jalan dan menghubungi petugas pengelola tol.
BACA JUGA: Truk Overload Nyangkut di Underpass, Jalan Pasar Tebing Tinggi Macet Total
Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena banyaknya bahan mudah terbakar di dalam bak truk.
Petugas tol akhirnya berhasil memadamkan api dengan peralatan darurat yang tersedia di lokasi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, baik dari pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.
“Benar telah terjadi kebakaran satu unit truk ekspedisi di KM 18 Tol Indralaya. Kejadian sekitar pukul 01.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dan pihak perusahaan sudah membuat laporan resmi,” jelas Junardi.
Selama proses pemadaman, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan.
Namun, situasi dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan kemacetan panjang.
BACA JUGA: Larangan Truk Batubara 2026, Andi: Jalan Sumsel Akhirnya Aman!
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.
Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik di bagian kendaraan, meskipun hasil pemeriksaan lanjutan masih menunggu proses penyidikan teknis.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengemudi kendaraan berat dan angkutan logistik untuk rutin melakukan pengecekan kondisi kendaraan, khususnya sistem kelistrikan dan mesin sebelum melakukan perjalanan jauh.
“Kami minta semua sopir, terutama ekspedisi, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan untuk mencegah kejadian serupa terulang,” tegas Junardi. (*/red)





