Beruntung, respons cepat tim gabungan dari aparat kepolisian, TNI, masyarakat, dan pihak terkait membuahkan hasil.
Proses evakuasi dan pembersihan jalan rampung sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu dini hari (24/9), sehingga arus kendaraan kembali normal.
Sorotan pada Perusahaan Tambang
BACA JUGA: Truk Pecah Ban di Jalintim Palembang–Jambi, Picu Kecelakaan Beruntun
Meski apresiasi disampaikan kepada tim di lapangan, Bupati Lahat menyoroti minimnya peran perusahaan tambang maupun transportasi.
Menurutnya, perusahaan harus ikut bertanggung jawab penuh atas setiap insiden yang melibatkan kendaraan operasional mereka.
“Pemkab Lahat akan terus memantau tindak lanjut dari perusahaan terkait. Kejadian ini tidak boleh terulang,” tegas Bursah Zarnubi.
Ia juga meminta agar seluruh perusahaan tambang meningkatkan disiplin serta memastikan prosedur keselamatan transportasi diterapkan dengan ketat.
Pelajaran dari Insiden
Insiden ini menjadi peringatan keras bagi dunia usaha, khususnya sektor pertambangan.
BACA JUGA: Ribuan Desa Siap Gelar Musdesus, Pemerintah Matangkan Skema Koperasi Merah Putih
Tanggung jawab tidak hanya berhenti pada keuntungan, melainkan juga pada keselamatan publik yang kerap menjadi korban.
Dengan perhatian serius dari pemerintah daerah, harapannya insiden serupa dapat dicegah di kemudian hari. (*/red)








