Prof. Suratman bahkan menilai fasilitas yang telah dimiliki Pemkab Empat Lawang dapat menjadi basis kegiatan Trans Patriot, khususnya untuk mendukung riset dan pengembangan kopi.
“Ini bisa menjadi basecamp-nya Trans Patriot, periset kopi,” ujarnya.
BACA JUGA: DPRD Empat Lawang Bahas Laporan APBD 2025, Soroti Transparansi dan Peningkatan PAD
Menurutnya, pengembangan petani juga harus diarahkan pada peningkatan kesejahteraan dan kepercayaan diri. Petani tidak boleh hanya dipandang sebagai pekerja sektor pertanian, tetapi harus menjadi bagian penting dari ekosistem bisnis komoditas unggulan.
Selain Trans Patriot, konsep Trans Lokal memungkinkan masyarakat setempat menjadi bagian dari program transmigrasi. Sementara Trans Karya Nusantara diarahkan untuk membangun interaksi sumber daya manusia agar mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi bangsa.
Dalam konteks Empat Lawang, pengembangan kopi dapat menjadi pintu masuk untuk membangun ekosistem ekonomi baru. Mulai dari peningkatan ilmu petani, penguatan bisnis, perluasan jejaring hingga promosi dapat dilakukan secara terintegrasi.
Bahkan, menurut Prof. Suratman, kegiatan seperti Festival Kopi Trans dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas kawasan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri para petani.
BACA JUGA: Dinas Transnaker Kabupaten Empat Lawang Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Sementara konsep Trans Gotong Royong membuka peluang pembiayaan dan kolaborasi dari berbagai pihak. Masyarakat maupun lembaga yang memenuhi persyaratan dapat mengajukan proposal untuk mendapatkan peluang kerja sama dalam pengembangan kawasan.
Atas berbagai potensi tersebut, Prof. Suratman menilai Empat Lawang memiliki modal untuk menjadi kawasan transmigrasi dengan konsep yang lebih modern.
“Empat Lawang ini saya kira layak untuk diusulkan jadi kawasan transmigrasi model masa depan,” tegasnya.
Ia menyebut kunci keberhasilannya berada pada inovasi, sains, teknologi dan kolaborasi. Seluruh proses pembangunan juga harus memiliki roadmap serta master plan yang jelas.
BACA JUGA: Musdes Air Selimang: Gedung Serbaguna Baru, Wujud Transparansi Dana Desa
Pengembangan kawasan, lanjutnya, tidak boleh hanya dibebankan kepada satu organisasi perangkat daerah. Seluruh OPD harus terlibat sehingga pembangunan dilakukan secara terpadu.
Bupati Dorong Pola Transmigrasi Baru
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad mengatakan, FGD tersebut menjadi kesempatan bagi tim perumus dari UGM untuk melihat langsung kondisi dan menggali masukan pemerintah daerah terkait arah kebijakan transmigrasi.







