Ustaz Iskandar Ungkap Keutamaan Majelis Ilmu di Isra Mi’raj

oleh -76 Dilihat
oleh
Ustaz Iskandar mengingatkan jamaah Masjid Al-Kahfi tentang keutamaan majelis ilmu dan shalat lima waktu dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Rabu (21/1/2026) malam. Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Al-Kahfi, Griya Tebing Pratama, diisi tausiah Ustaz Iskandar.

° Dia menekankan keutamaan majelis ilmu dan pentingnya shalat sebagai bukti iman.

° Jamaah diajak memperbaiki kualitas shalat dan menjaga silaturahmi.


EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Al-Kahfi, Komplek Griya Tebing Pratama, Rabu, 21 Januari 2026.

Ratusan jamaah memadati masjid untuk mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung penuh kekhidmatan.

Acara tersebut diisi tausiah oleh Ustaz Iskandar yang menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya majelis ilmu dan shalat dalam kehidupan seorang muslim.

Ia menegaskan, kehadiran jamaah malam itu bukan sekadar menghadiri acara seremonial, melainkan bagian dari ibadah yang penuh keberkahan.

Menurut Ustaz Iskandar, ada tiga manfaat besar bagi orang-orang yang duduk di majelis ilmu.

Pertama, mereka akan didoakan oleh para malaikat. Kedua, majelis ilmu diibaratkan sebagai taman surga di dunia.

BACA JUGA: Ustadz Das’ad Latif Bakal Datangi OKU Timur, Catat Tanggalnya!

Ketiga, silaturahmi yang terjalin akan melapangkan rezeki dan memanjangkan umur.

“Majelis seperti ini bukan sekadar berkumpul, tapi tempat turunnya rahmat Allah. Malaikat menaungi kita, dan keberkahan hidup pun mengalir,” ujarnya.

Dalam tausiahnya, Ustaz Iskandar juga mengulas peristiwa agung Isra Mi’raj, perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW yang terjadi hanya dalam satu malam.

Padahal, pada masa itu perjalanan jauh membutuhkan waktu berbulan-bulan.

Namun dengan kehendak Allah, Nabi berangkat setelah Isya dan kembali sebelum Subuh.

Ia menceritakan berbagai pemandangan kebesaran Allah yang diperlihatkan kepada Nabi, hingga puncak peristiwa Isra Mi’raj berupa perintah shalat.

BACA JUGA: Doa Bersama Tutup HUT Kepahiang, Pesan Bupati Menggetarkan Hati

Awalnya diwajibkan 50 waktu, namun diringankan menjadi lima waktu dengan nilai pahala tetap setara.

“Karena pentingnya shalat, dalam kondisi apa pun kita tetap wajib shalat. Amalan pertama yang dihisab kelak adalah shalat,” tegasnya.

Ustaz Iskandar mengingatkan, kualitas iman seseorang tercermin dari shalatnya.

Ia mengajak jamaah untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki shalat agar tepat waktu, berjamaah di masjid, serta menjaga shalat sunnah seperti rawatib, tahajud, dan dhuha.

“Shalat adalah bukti iman kita kepada Allah,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Masjid Al-Kahfi, H. Muhtar Arifin, mengapresiasi kerja keras panitia dan masyarakat sekitar yang telah menyukseskan acara, termasuk penyediaan konsumsi bagi jamaah.

BACA JUGA: 

“Semoga semua yang kita lakukan menjadi amal jariyah dan pahala bagi kita semua,” ucapnya.

Peringatan Isra Mi’raj tersebut pun menjadi momentum berharga bagi jamaah untuk kembali menguatkan iman melalui shalat dan kebiasaan menghadiri majelis ilmu. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.