Ustaz Iskandar mengingatkan jamaah Masjid Al-Kahfi tentang keutamaan majelis ilmu dan shalat lima waktu dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Rabu (21/1/2026) malam. Foto: Istimewa
° Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Al-Kahfi, Griya Tebing Pratama, diisi tausiah Ustaz Iskandar.
° Dia menekankan keutamaan majelis ilmu dan pentingnya shalat sebagai bukti iman.
° Jamaah diajak memperbaiki kualitas shalat dan menjaga silaturahmi.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Al-Kahfi, Komplek Griya Tebing Pratama, Rabu, 21 Januari 2026.
Ratusan jamaah memadati masjid untuk mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung penuh kekhidmatan.
Acara tersebut diisi tausiah oleh Ustaz Iskandar yang menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya majelis ilmu dan shalat dalam kehidupan seorang muslim.
Ia menegaskan, kehadiran jamaah malam itu bukan sekadar menghadiri acara seremonial, melainkan bagian dari ibadah yang penuh keberkahan.
Menurut Ustaz Iskandar, ada tiga manfaat besar bagi orang-orang yang duduk di majelis ilmu.
Pertama, mereka akan didoakan oleh para malaikat. Kedua, majelis ilmu diibaratkan sebagai taman surga di dunia.
BACA JUGA: Ustadz Das’ad Latif Bakal Datangi OKU Timur, Catat Tanggalnya!
Ketiga, silaturahmi yang terjalin akan melapangkan rezeki dan memanjangkan umur.
“Majelis seperti ini bukan sekadar berkumpul, tapi tempat turunnya rahmat Allah. Malaikat menaungi kita, dan keberkahan hidup pun mengalir,” ujarnya.
Dalam tausiahnya, Ustaz Iskandar juga mengulas peristiwa agung Isra Mi’raj, perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW yang terjadi hanya dalam satu malam.
Padahal, pada masa itu perjalanan jauh membutuhkan waktu berbulan-bulan.
Namun dengan kehendak Allah, Nabi berangkat setelah Isya dan kembali sebelum Subuh.
Ia menceritakan berbagai pemandangan kebesaran Allah yang diperlihatkan kepada Nabi, hingga puncak peristiwa Isra Mi’raj berupa perintah shalat.
BACA JUGA: Doa Bersama Tutup HUT Kepahiang, Pesan Bupati Menggetarkan Hati
Awalnya diwajibkan 50 waktu, namun diringankan menjadi lima waktu dengan nilai pahala tetap setara.
“Karena pentingnya shalat, dalam kondisi apa pun kita tetap wajib shalat. Amalan pertama yang dihisab kelak adalah shalat,” tegasnya.
Page: 1 2
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…