Categories: Kasus Muratara Pendidikan Sumsel

Video Bullying Siswa SMPN Karang Jaya Viral, Disdik Muratara Janji Tindak Tegas Semua Pihak Terlibat

Ringkasan Isi Berita:
° Kasus perundungan di SMP Negeri Karang Jaya, Kabupaten Muratara, viral di media sosial usai videonya tersebar di TikTok dan Facebook.

° Dinas Pendidikan Muratara langsung mengambil langkah cepat, memediasi pihak yang terlibat, serta berencana menjatuhkan sanksi tegas kepada pelaku dan pihak lain yang turut serta dalam aksi tersebut.

° Konflik bermula dari salah kirim stiker WhatsApp antara korban dan pelaku.


Muratara, LintangPos.com — Kasus perundungan (bullying) terhadap seorang siswa SMP Negeri Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), menjadi sorotan publik setelah videonya beredar luas di platform TikTok dan Facebook pada Kamis (16/10/2025) malam.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara, Zazili, S.Sos, dalam rilisnya menjelaskan, pihaknya telah mengambil sejumlah langkah cepat begitu mengetahui peristiwa tersebut.

Langkah pertama, pihak Disdik langsung melakukan konfirmasi kepada Plt Kepala SMPN Karang Jaya untuk memastikan kronologi kejadian.

Berdasarkan hasil penelusuran, peristiwa perundungan itu terjadi pada Rabu, 15 Oktober 2025 pukul 13.30 WIB di Kelurahan Karang Jaya.

Korban, berinisial CI, merupakan siswa kelas IX.4 yang berasal dari Desa Embacang Baru Ilir.

Menyikapi kejadian tersebut, pihak sekolah telah memanggil wali murid korban dan pelaku untuk melakukan mediasi pada Kamis (16/10/2025), bahkan sebelum video perundungan itu viral.

BACA JUGA: Polres Ogan Ilir Bergerak Cepat Usai Viral Dugaan Pencabulan Mahasiswa Unsri

Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat berdamai secara adat melalui prosesi tepung tawar.

Namun, video perundungan itu kemudian tersebar di media sosial, memancing reaksi masyarakat luas.

Menindaklanjuti penyebaran video itu, Dinas Pendidikan Muratara menggelar pertemuan lanjutan di SMP Negeri Karang Jaya pada Jumat (17/10/2025).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Camat Karang Jaya, Lurah Karang Jaya, Kepala Desa Embacang Baru Ilir, perwakilan Koramil, Polsek, serta para wali siswa.

Dari hasil pertemuan, terungkap bahwa konflik bermula dari kesalahpahaman di aplikasi WhatsApp.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: bullying Muratara Dinas Pendidikan Muratara Disdik ambil tindakan Disdik Muratara tindak lanjuti video viral kasus bullying sekolah kasus perundungan di SMPN Karang Jaya kasus perundungan siswa korban bullying dapat pendampingan trauma perlindungan anak sanksi tegas pelaku bullying Muratara SMPN Karang Jaya video viral Tiktok

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Joncik Kukuhkan Pengurus PGRI Empat Lawang

Joncik Muhammad melantik pengurus PGRI Empat Lawang 2025-2030. Ia menekankan soliditas organisasi, perjuangan guru dan…

2 jam ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Joncik Sebut PPPK Paruh Waktu Diupayakan Jadi Penuh Waktu

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menyebut sekitar 2.460 PPPK paruh waktu diperjuangkan agar dapat beralih…

3 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Jelang Operasi Sikat I Musi 2026, Polres Empat Lawang Gelar Latpra Ops

Polres Empat Lawang menggelar Latpra Ops Sikat I Musi 2026. Operasi menyasar 3C dan premanisme…

4 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

KDMP Mulai Diverval! Berikut Tiga Agenda Pemkab Empat Lawang Rabu 23 September 2026

Pemkab Empat Lawang menjadwalkan verifikasi KDKMP, pelantikan pengurus PGRI, dan exit meeting BPK pada Rabu,…

7 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

PAD Minim, Herman Deru Sebut Empat Lawang Harus Didorong Pembangunannya

Herman Deru menyebut Empat Lawang memiliki fiskal terbatas dan mendorong dukungan provinsi untuk pembangunan serta…

18 jam ago
  • Berita
  • Regional
  • Sumsel

Herman Deru Ungkap Kuota Solar Sumsel Jauh di Bawah Kebutuhan

Herman Deru menyebut Sumsel mengusulkan 2,8 juta KL Biosolar, tetapi alokasi sekitar 650 ribu KL.…

18 jam ago