Video perundungan siswi SMP di Muratara viral di media sosial. Pihak sekolah dan kepolisian bertindak cepat dengan memberikan sanksi kepada pelaku dan melakukan pembinaan agar insiden serupa tak terulang, Jum'at (17/10/2025). Foto: Istimewa
Ringkasan Berita:
° Sebuah video perundungan siswi SMP di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, viral di media sosial.
° Dalam video berdurasi 3 menit 8 detik itu, tampak seorang siswi memukuli temannya hingga tersungkur.
° Pihak sekolah membenarkan kejadian tersebut dan telah menjatuhkan sanksi kepada pelaku, sementara polisi turun tangan melakukan penyelidikan.
Muratara, LintangPos.com – Media sosial kembali digemparkan dengan beredarnya video perundungan terhadap seorang siswi SMP di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.
Dalam video berdurasi 3 menit 8 detik yang viral di berbagai platform, tampak seorang siswi berseragam SMP memukuli dan menjambak rambut temannya hingga korban tersungkur.
Peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh teman sekolah korban sendiri dan disaksikan sejumlah pelajar tanpa ada yang mencoba melerai.
Suara pelaku terdengar jelas menggunakan logat daerah Muratara, memarahi korban sambil menampar wajah dan mencengkeram mulutnya.
Sementara itu, para siswa lain hanya merekam kejadian tanpa memberikan pertolongan.
Plt Kepala Sekolah SMP Negeri Karang Jaya, Widya Prisetyaningrum, membenarkan bahwa peristiwa itu melibatkan siswi dari sekolahnya.
BACA JUGA: Begini Penampakan Sekolah Garuda, Langkah Nyata Prabowo Siapkan Generasi Indonesia Emas 2045
Kejadian terjadi pada Rabu, 15 Oktober 2025, usai jam pelajaran di Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Muratara.
“Pihak sekolah telah melakukan mediasi antara korban dan pelaku pada Kamis, 16 Oktober 2025. Proses pembinaan terhadap seluruh siswa yang terlibat juga tengah berlangsung, dan sanksi telah diberikan kepada pelaku,” tulis Widya melalui akun resmi Facebook sekolah.
Widya menegaskan, pihak sekolah akan memperkuat upaya pembinaan dan pencegahan agar kasus serupa tidak terulang.
“Kami berharap masyarakat dapat mendukung langkah sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan beretika,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Muratara AKP Nasiri mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menindaklanjuti laporan tersebut.
Page: 1 2
Sebanyak 19 anggota Pramuka Empat Lawang menerima penghargaan Pancawarsa 2026 atas dedikasi dan kontribusi dalam…
Sebanyak 16 dokter internship ditempatkan di Empat Lawang. Sekda Fauzan Khoiri Denin menekankan pentingnya sikap…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin meminta operasional travel dikaji menyusul kecelakaan maut yang menewaskan…
Pemkab Empat Lawang menjadwalkan tiga agenda pada 17 September 2026, mulai Upacara Hari Perhubungan Nasional…
Polsek Talang Padang menggencarkan Makmano Karhutla di Desa Karang Are dan mengimbau warga tidak membuka…
Saiful Zahri kembali dipercaya memimpin DPC Hiswana Migas Lahat periode 2026-2030 setelah terpilih dalam Muscab…
View Comments