Pemkot Pagar Alam mendorong realisasi kereta gantung Gunung Dempo demi meningkatkan pelayanan dan kunjungan wisata, dengan dukungan Kemenparekraf, Minggu (16/11/2025). Foto: dok/IST
Ringkasan Berita:
° Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, kembali menghidupkan wacana pembangunan kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo.
° Pemkot meminta dukungan Kemenparekraf untuk menggaet investor.
° Program ini diyakini mampu mendongkrak daya tarik wisata kota.
PAGARALAM, LINTANGPOS.com – Di tengah semangat pagi pada gelaran Fun Run dan Gerakan Wisata Bersih (GWB) di Lapangan Landing Tangga 2001 Gunung Gare, gairah baru pariwisata Kota Pagar Alam kembali disuarakan.
Wakil Wali Kota, Hj. Bertha, menyampaikan sebuah harapan besar yang diam-diam sudah lama mengendap: menghadirkan Cable Car atau kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo.
Gagasan ini bukan barang baru. Pada masa kepemimpinan H. Alpian Maskoni dan almarhum Muhammad Fadli, wacana serupa sudah mengemuka dengan melibatkan PT Industri Kereta Api (INKA) Persero sebagai calon mitra.
Namun, roda proyek tersebut belum juga berputar hingga kini.
“Kami Pemkot Pagar Alam memohon dukungan kepada Sekretaris Kementerian Pariwisata RI, Pak Bayu Aji, untuk membantu melobi atau mencarikan investor agar pembangunan Cable Car ini dapat direalisasikan,” kata Hj. Bertha dengan nada penuh optimisme.
Menurutnya, kehadiran kereta gantung di Gunung Dempo bukan sekadar ikon baru, tetapi sebuah lompatan besar bagi pelayanan pariwisata kota.
Dengan panorama Dempo yang sudah memesona, akses udara ini diyakini bakal memperkaya pengalaman wisatawan sekaligus mendongkrak jumlah kunjungan.
“Ini sejalan dengan visi Kota Pagar Alam sebagai kota kunjungan wisata terdepan di Sumatera Selatan,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Bayu Aji, memberikan angin segar.
Ia menilai usulan tersebut sangat potensial untuk memperkuat posisi Pagar Alam dalam peta pariwisata nasional.
“Kita akan bahas usulan ini di kementerian. Program seperti ini punya peluang besar meningkatkan kunjungan wisata tidak hanya ke Pagar Alam, tetapi Sumatera Selatan secara keseluruhan,” tegasnya.
Page: 1 2
Penyelesaian dokumen tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat…
Bupati Empat Lawang mengingatkan warga menghentikan pembakaran lahan dan mendorong pembukaan lahan tanpa bakar untuk…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad menghadiri sosialisasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)…
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…