Sebagian biaya ditutup oleh donasi masyarakat sebesar Rp35 juta, sementara Rp50 juta sisanya dibantu langsung oleh Gubernur.
“Adelia adalah anak bungsu dari empat bersaudara. Ia merantau ke Jepang sejak lulus SMA,” ungkapnya.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa keluhan sakit Adelia terus berlanjut hingga akhirnya ia dinyatakan meninggal dunia.
Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan proses pemulangan jenazah terus dipantau hingga tiba di tanah kelahiran. (*/red)






