Warga Kikim Tewas Tertabrak Kereta di Empat Lawang, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya

oleh -12 Dilihat
Petugas melakukan pengecekan dan evakuasi terhadap perempuan paruh baya yang ditabrak kereta api di rel kawasan Tanjung Kupang Kecamatan Tebing Tinggi, Jumat (10/7/2026). Foto: dok/Polres Empat Lawang

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Seorang perempuan paruh baya meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di perlintasan rel kawasan Kelurahan Tanjung Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 19.44 WIB.

Korban diketahui bernama Ummah (53), seorang pedagang asal Desa Suka Bakti, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat.

Identitas korban dipastikan setelah proses evakuasi dan identifikasi yang dilakukan petugas.

Berdasarkan data kependudukan, Ummah lahir di Cigaduk pada 8 Juli 1972 dan baru saja merayakan ulang tahunnya dua hari sebelum peristiwa tersebut terjadi.

BACA JUGA: Kasus Pembunuhan Sadis di Lorong Pompa Terungkap! Pelaku Tertangkap Setelah Drama Kejar-Kejaran di Kebun Terpencil

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan terjadi saat kereta api jurusan Lubuk Linggau menuju Palembang melintas di lokasi kejadian.

Kondisi di sekitar rel yang sepi serta minim penerangan diduga membuat keberadaan korban tidak terlihat hingga akhirnya tertabrak kereta.

Korban meninggal dunia di lokasi akibat benturan keras. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah ke RSUD Empat Lawang untuk penanganan lebih lanjut dan proses identifikasi.

Pihak keluarga juga telah tiba di rumah sakit. Kapolsek Tebing Tinggi, Kompol Herman Akhiri, membenarkan peristiwa tersebut.

BACA JUGA: Kopi Lahat Siap Mendunia! Petani dan Pemerintah Bersatu Angkat Cita Rasa Bukit Serelo

Menurutnya, personel kepolisian segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga. “Benar telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan seorang perempuan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Personel piket sudah mendatangi TKP, mengevakuasi korban ke RSUD Empat Lawang, dan berkoordinasi dengan Polsus PJKA untuk penanganan,” ujar Kompol Herman Akhiri.

Hingga kini, kepolisian bersama Polisi Khusus Perkeretaapian (Polsus PJKA) masih menyelidiki penyebab pasti korban berada di area rel saat kereta melintas. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.