Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Agustia Ningsih, SKM, MM, (*/IST)
Ringkasan Berita:
° Dinkes Kabupaten Lahat memperkuat pencegahan keracunan jajanan pelajar melalui surat edaran ke puskesmas dan edukasi masyarakat.
° Pengawasan kantin sekolah diperketat, sementara orang tua didorong lebih selektif mengawasi konsumsi anak, terutama di masa pancaroba.
LAHAT, LINTANGPOS.com – Upaya melindungi kesehatan pelajar dari ancaman jajanan tidak higienis terus digencarkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lahat.
Di tengah cuaca pancaroba yang kerap melemahkan daya tahan tubuh anak, pengawasan pangan sekolah menjadi perhatian serius.
Langkah strategis dilakukan dengan menerbitkan surat edaran kepada seluruh puskesmas di wilayah Kabupaten Lahat.
Surat tersebut menegaskan peran aktif puskesmas dalam mengawasi keamanan pangan dan kebersihan lingkungan, terutama di kantin-kantin sekolah yang menjadi sumber jajanan harian pelajar.
Kepala Dinas Kesehatan Lahat, Taufiq M Putra, SKM, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Agustia Ningsih, SKM, MM, menjelaskan bahwa fokus utama kebijakan ini adalah pencegahan sejak dini.
“Puskesmas diminta rutin melakukan pemeriksaan jajanan yang dijual di sekolah serta memastikan sanitasi lingkungan memenuhi standar kesehatan,” ujar Agustia.
Tak hanya pengawasan langsung, Dinkes Lahat juga mengintensifkan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Orang tua menjadi sasaran utama agar lebih selektif mengawasi asupan makanan anak, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Menurut Agustia, kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi menurunkan imunitas anak.
Jika dibarengi konsumsi makanan yang tidak higienis, risiko gangguan kesehatan seperti keracunan makanan semakin besar.
“Peran orang tua sangat krusial. Pengawasan terhadap jajanan anak adalah benteng pertama untuk mencegah masalah kesehatan,” tegasnya.
Melalui kolaborasi puskesmas, sekolah, dan keluarga, Dinkes Lahat berharap lingkungan belajar yang sehat dapat tercipta, sehingga anak-anak bisa tumbuh dan belajar dengan aman serta optimal. (*/red)
Kajati Sumsel Nurcahyo J. M. mengunjungi Kejari Empat Lawang untuk memantau kinerja, memperkuat koordinasi, dan…
Kasus ISPA menjadi perhatian saat kemarau panjang. Dinas Kesehatan menyiagakan pelayanan di 10 puskesmas dan…
BNN Empat Lawang menguatkan gerakan Bejeghum P4GN Bersinar dengan melibatkan pemerintah desa, organisasi perempuan, dan…
Bupati Joncik Muhammad berharap tujuh mahasiswa Unhan yang ditugaskan di Sekolah Rakyat Empat Lawang mampu…
Budi Antoni Aljufri menegaskan kembali ke Golkar untuk berkarya bagi masyarakat. Ia menyebut perbedaan politik…
Rhendy Andrea terpilih aklamasi sebagai Ketua DPD II Golkar Empat Lawang periode 2026–2030 dalam Musda…