Dari 21 kecamatan, 18 kecamatan masuk kategori rawan banjir. Hanya Karang Agung Ilir, Makarti Jaya, dan Sumber Marga Telang yang berada di zona relatif aman.
Dan bukan sekadar potensi. Banjir kembali menyapa pada Selasa (9/12/2025) di Muara Padang.
Hujan deras bertemu dengan air sungai yang sedang pasang—kombinasi yang membuat air meluap dan merangsek masuk ke jalan hingga permukiman warga.
Status Siaga Ditetapkan
Sehari sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Banyuasin mengesahkan status siaga banjir dan longsor.
Langkah ini diambil setelah mengevaluasi kondisi lapangan serta memantau perkembangan cuaca dari BMKG.
“Barusan saya cek, SK penetapan siaga sudah diterbitkan,” kata Sekda Banyuasin, Erwin Ibrahim.
Bantaran sungai, pesisir laut, hingga wilayah berkontur labil menjadi titik paling rentan.
Menjelang akhir tahun yang kerap membawa intensitas hujan tinggi, kewaspadaan menjadi kunci.
Ajakan untuk Warga: Waspada dan Jaga Lingkungan
BACA JUGA: Banjir Menjerat Palembang, Lubang Jalan Tertutup Genangan, Warga Ketar-Ketir!
BPBD kembali mengingatkan agar warga menjaga kebersihan lingkungan, terutama soal sampah yang kerap menyumbat aliran air.
Sebab, dalam kondisi ekstrem, sungai yang sedikit tersumbat saja bisa memperburuk luapan banjir.
“Yang terpenting, kita selalu siaga menyikapi perubahan cuaca pada musim hujan kali ini,” tekan Erwin.
Di tengah ketidakpastian cuaca, Banyuasin kini bergerak dalam kewaspadaan penuh—berharap yang datang bukan bencana, namun tetap siap jika alam bicara lain. (*/red)






