Sebanyak 21 warga Desa Karang Are menerima BLT Dana Desa 2026 untuk membantu meringankan beban ekonomi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, Rabu (22/4/2026). Foto: istimewa
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Suasana sederhana namun penuh harap menyelimuti Desa Karang Are, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang, saat sebanyak 21 warga menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026, Rabu (22/4/2026).
Program bantuan sosial ini kembali menjadi penopang bagi masyarakat desa yang tengah menghadapi tekanan ekonomi di tengah berbagai kebutuhan hidup yang terus meningkat.
Penyaluran bantuan tersebut tidak hanya menjadi agenda administratif semata, tetapi juga momentum yang memperlihatkan hadirnya negara hingga ke tingkat desa.
Kehadiran Camat Talang Padang, M. Rahman, dalam kegiatan tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah kecamatan terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga.
Kepala Desa Karang Are, Adi Putra Harmoko, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan telah melalui proses verifikasi yang ketat.
Menurutnya, hanya warga yang benar-benar memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat yang berhak mendapatkan BLT tersebut.
BACA JUGA: BLT DD Cair! Warga Tangsi Duren Sumringah Terima Bantuan
Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat memberikan dampak nyata bagi penerimanya.
“Setiap penerima mendapatkan Rp200 ribu per bulan. Meskipun jumlahnya tidak besar, kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama bagi mereka yang sangat membutuhkan,” ujarnya saat ditemui pada Jumat (24/4/2026).
Bagi sebagian warga, bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan nafas tambahan untuk bertahan.
Kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, hingga biaya pendidikan anak menjadi prioritas utama dalam penggunaan dana tersebut.
Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, BLT menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat bawah.
Lebih jauh, Adi Putra menegaskan bahwa proses penyaluran dilakukan secara terbuka dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
BACA JUGA: Truk Pribadi Wali Kota Antar Bantuan ke Wilayah Bencana yang Terlupakan
Transparansi menjadi prinsip utama agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Page: 1 2
Joncik Muhammad menyatakan PGRI Empat Lawang tetap berpegang pada konsensus awal dan tidak terpengaruh dinamika…
Joncik Muhammad melantik pengurus PGRI Empat Lawang 2025-2030. Ia menekankan soliditas organisasi, perjuangan guru dan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menyebut sekitar 2.460 PPPK paruh waktu diperjuangkan agar dapat beralih…
Polres Empat Lawang menggelar Latpra Ops Sikat I Musi 2026. Operasi menyasar 3C dan premanisme…
Pemkab Empat Lawang menjadwalkan verifikasi KDKMP, pelantikan pengurus PGRI, dan exit meeting BPK pada Rabu,…
Herman Deru menyebut Empat Lawang memiliki fiskal terbatas dan mendorong dukungan provinsi untuk pembangunan serta…