5 Kebiasaan Sepele Ini Diam-Diam Bikin iPhone Kamu Lemot dan Boros Baterai

oleh -273 Dilihat
oleh
Lima kebiasaan sepele ternyata memperlambat iPhone dan menguras baterai. Begini cara mudah membersihkannya dan menjaga performanya tetap optimal. (*/IST)

Ringkasan Berita: 

° Lima kebiasaan kecil ini diam-diam membuat iPhone melambat dan boros baterai.

° Mulai dari menyalakan terlalu banyak fitur, menyimpan lampiran besar, hingga salah kaprah force close apps.

°Begini cara sederhana mengoptimalkan performanya agar tetap ngebut.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Bagi pengguna iPhone, baik yang sudah lama maupun baru pertama kali memegangnya, ada satu keinginan universal: semoga ponselnya awet dan tetap ngebut sampai bertahun-tahun.

Apple memang merancang iPhone agar tahan lama, tetapi performanya tetap sangat bergantung pada kebiasaan pemiliknya.

Di balik layar, ada banyak aktivitas yang tak terlihat—mulai dari aplikasi yang diam-diam bekerja, lampiran yang menumpuk, hingga fitur yang tak pernah kita matikan.

Para ahli teknologi mengungkap lima kebiasaan yang paling sering bikin iPhone melambat. Kamu mungkin tanpa sadar melakukan semuanya.

1. Menyalakan Terlalu Banyak Fitur Sekaligus

Menurut Steven Athwal dari The Big Phone Store, banyak orang menyiksa baterai iPhone tanpa sadar.

BACA JUGA: Samsung Kuasai Dunia! Pangsa Lipatannya Meledak di Q3 2025, Saingi Ancaman iPhone Lipat

Tingkat kecerahan layar yang terlalu tinggi, push notification yang tak terkendali, hingga Bluetooth scanning dan AirDrop yang selalu aktif membuat ponsel bekerja ekstra keras.

“Semua ini bikin prosesor panas dan baterai tertekan,” ujarnya.

Ketika iPhone terlalu panas, performanya otomatis turun.

Mengurangi kecerahan, menonaktifkan AirDrop saat tak digunakan, serta menyeleksi notifikasi bisa membantu meringankan beban sistem.

2. Lupa Mengecek Penyimpanan Aplikasi

Aplikasi yang kita anggap ringan ternyata bisa memakan ruang besar di balik layar.

BACA JUGA: iPhone 17e Bocor! Murah, Bertenaga, Cuma Produksi 8 Juta Unit?

Tony Anscombe dari ESET mengingatkan bahwa pengguna sering abai terhadap fitur iPhone Storage yang menunjukkan pemakaian memori per aplikasi.

Contoh paling umum adalah WhatsApp yang otomatis menyimpan foto dan video.

Dengan mengubah setting auto-save dan menghapus pesan otomatis setiap beberapa hari, penyimpanan bisa jauh lebih lega.

3. Background App Refresh yang Tak Pernah Dimatikan

Fitur Background App Refresh memungkinkan aplikasi memperbarui data meski tidak sedang dibuka.

Masalahnya, aplikasi besar seperti Facebook, TikTok, dan Maps bisa menyedot CPU tanpa henti.

BACA JUGA: IDF Larang Android untuk Perwira Senior! Israel Wajibkan iPhone demi Cegah Bocornya Rahasia Militer

Athwal menyarankan fitur ini dimatikan untuk aplikasi yang tidak membutuhkan pembaruan konstan.

Hasilnya? Ponsel lebih dingin, baterai lebih hemat, performa lebih stabil.

4. Salah Kaprah Force Close Aplikasi

Banyak pengguna merasa wajib menutup semua aplikasi dengan cara swipe-up agar ponsel lebih ringan.

Padahal menurut Michael Routhier dari Tech 4 Grown-Ups, ini justru memperberat kerja iPhone.

iOS sudah dirancang mengelola aplikasi di latar secara efisien.

BACA JUGA: Samsung Nekat Patok Harga Galaxy Z TriFold Lebih Murah dari iPhone Fold — Bikin Apple Keringat Dingin!

Ketika aplikasi dipaksa tutup, sistem harus memuat ulang dari nol, yang mengonsumsi lebih banyak baterai dan waktu.

Jadi, biarkan aplikasi tetap dalam mode suspended kecuali benar-benar bermasalah.

5. Lampiran Besar yang Menumpuk di iMessage

Foto, video, GIF, hingga voice note dari iMessage menumpuk lebih cepat dari yang kita kira.

Steven Athwal menambahkan bahwa pengguna lama—terutama yang masih memakai iPhone dengan storage terbatas—sering tak sadar bahwa file ini menyedot ruang gigabyte demi gigabyte.

Fitur Review Large Attachments di pengaturan iPhone bisa membantu menemukan dan menghapus file raksasa hanya dalam beberapa detik.

BACA JUGA: Samsung Siapkan Galaxy Z Flip 8 Super Tipis: Senjata Rahasia Hadapi iPhone Fold 2026?

Kesimpulannya, sebagian besar masalah performa iPhone ternyata bukan karena umur perangkat, melainkan kebiasaan penggunanya.

Dengan sedikit perubahan—menutup fitur yang tak perlu, memantau penyimpanan, mematikan Background App Refresh, dan membersihkan lampiran besar—iPhone bisa kembali bekerja dengan cepat dan efisien.

Sedikit perhatian, hasilnya luar biasa. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.